BeritaDAERAH

Tumpukan Sampah Membusuk, Ganggu Kenyamanan Pelaksana Ibadah Puasa

×

Tumpukan Sampah Membusuk, Ganggu Kenyamanan Pelaksana Ibadah Puasa

Sebarkan artikel ini
Tumpukan sampah di area Pasar Inpres Bastiong, tepatnya di depan pintu masuk pelabuhan antarpulau Kelurahan Bastiong Talangame, Ternate Selatan, Kota Ternate. (foto: Ateng)

KOTA TERNATE MALUT, Suara Jelata Tumpukan sampah yang tidak terangkut berdampak menebar bau busuk menyengat. Pemandangan ini tampak di area Pasar Inpres Bastiong, tepatnya di depan pintu masuk pelabuhan antarpulau Kelurahan Bastiong Talangame, Ternate Selatan, Kota Ternate, Rabu (11/03/2026).

Limbah sampah yang dalam sepekan lebih tidak diangkut itu selain menimbulkan bau tak sedap, keberadaannya juga mengganggu keindahan pasar. Praktis masalah ini juga mengundang keresahan warga terutama pelaksana ibadah puasa yang memanfaatkan momentum puasa Ramadan untuk berbelanja.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

“Kami merasa tidak nyaman saat berbelanja menu takjil maupun sahur dengan melewati area tersebut,” ungkap salah seorang warga.

Keluhan senada juga disampaikan Elas (42), Rabu (11/03/2026) saat melewati area tersebut. Elas mengaku kesal atas lambannya petugas pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate.

“Bagaimana kita mau meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita di bulan Ramadan, sementara lingkungan kita terutama pasar masih terlihat kotor dan jorok. Bukankah kebersihan itu adalah bagian dari iman?” tukas Elas.

Ia berharap, Dinas Lingkungan Hidup secepatnya dapat mengerahkan personel lapangan untuk segera mengangkut sampah-sampah tersebut.

Diketahui, keberadaan limbah tersebut berupa sisa-sisa sayuran maupun buah milik pedagang setempat. Selain itu terdapat pula limbah berupa sisa-sisa makanan yang telah pula membusuk.

Dalam amatan awak suarajelata.com, di area tersebut selain tidak memiliki bak sampah. Warga terutama pedagang yang hendak membuang sampahnya di area tersebut tidak mengikuti anjuran pemerintah berupa memilah sampah.

Padahal pemilahan sampah dari sumbernya berupa sampah organik, anorganik dan sampah residu sangat membantu dalam proses pengangkutan maupun dari sisi pemanfaatan sampah secara ekonomis. (Ateng)