DAERAHNews

KKNP di Yogya, Mahasiswa IAIM Sinjai Disibukkan Berbagai Kegiatan

×

KKNP di Yogya, Mahasiswa IAIM Sinjai Disibukkan Berbagai Kegiatan

Sebarkan artikel ini
Foto saat observasi di Sekolah

YOGYAKARTA, Suara Jelata— Kuliah Kerja Nyata Profesi (KKNP) Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai yang berlangsung di Provinsi Yogjakarta merupakan langkah awal yang dilakukan oleh IAIM Sinjai sejak berubah status dari Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM).

Hal ini membuktikan keinginan besar dari pihak kampus untuk lebih melebarkan sayap dan membangun kerjasama di bidang pendidikan dengan pihak luar.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Terbukti, IAIM Sinjai mengirim mahasiswa sebanyak 6 orang mahasiswa. 5 orang dari jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) atas nama Andriani, Usfa Wafika, Misnawati, Firkawati, dan Agus Salim serta 1 orang dari Jurusan Bahasa Arab (PBA) yaiu Safaruddin yang merupakan alumni Pondok Pesantren Darul Huffadh 77 Bone.

Tiba di lokasi, mahasiswa disambut oleh pihak sekolah SD Muhammadiyah Sapen 1 Agung Rahmatanto dengan penuh kehangatan sehingga memberikan rasa kenyamanan terhadap mahasiswa.

Hal ini ditegaskan oleh Usfa Wafika, salah satu peserta KKNP Yogyakrata.

“Rasanya seperti berada di rumah sendiri padahal kami baru sepekan di tempat ini.” Kata Usfa Wafika melalui akun Whatsapnya. Kamis, (21/02/2019)

Agung melanjutkan, ada beberapa kegiatan yang diberikan kepada mahasiswa secara bertahap, yakni pekan pertama observai pengenalan pamong, lanjut pekan kedua pembuatan RPP, kemudian pekan ketiga pembelajaran di kelas.

Ia juga menambahkan, kegiatan aktifitas sekolah dimulai pada pagi hari pukul 07.00 sampai 15.30 wib di mana sekolahnya dilaksanakan hanya selama 5 hari (Sistem Full Day School).

Sedangkan hari Sabtu, diadakan kegiatan pertemuan dengan orang tua murid yang rutin dilaksanakan dalam bentuk pengajian dan ajang konsultasi orang tua murid dengan pihak sekolah.

Mahasiswa KKNP diwajibkan sudah berada di sekolah sebelum jam 06.00 wib untuk melakukan proses penjemputan siswa dan observasi. Hal ini untuk melatih kedisiplinan dan membiasakan dengan sistem yang berlaku di sekolah.

Dalam KKNP ini, Mahasiswa KKNP diberikan jadwal untuk mengunjungi sekolah-sekolah binaan Muhammadiyah, diantaranya SD Muhammadiyah Sapen Gowongan, SD Muhammadiyah Sapen Kraton, SD Muhammadiyah Papringan dan Sekolah Outdoor.

Hal ini ditujukan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa tentang sistem pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah-sekolah Muhammadiyah dan memperluas wawasan tentang perkembangan Muhammadiyah khususnya di daerah Jogjakarta.

Hal senada diungkapkan salah satu peserta KKNP yang lain, Andriani. Dirinya menjelaskan kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat juga tetap dilaksanakan, diantaranya diadakan pelatihan berbahasa Arab dan ceramah bagi jamaah di Masjid binaan mahasiswa.

“Rencananya akan diadakan lomba untuk lebih meningkatkan minat dan bakat serta membangun suasana keakraban di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Andriani.

Selain itu, Safaruddin yang juga peserta KKNP Jogja menyampaikan sekiranya bisa waktu KKNP ini bisa diperpanjang.

“Kami akan meminta waktu lebih lama lagi, karena memberikan pengalaman yang luar biasa bagi kami-kami yang berada di sini.” Kuncinya.

Fatahillah/Aisyah