Rahmatia mengaku, pada hari yang berbahagia ini. Ia mengambil kesempatan untuk menjajakan jualannya yakni menjual Pop Ice dan Es Jeruk. (Dok.Taknin)
SINJAI, Suara Jelata—Acara rapat senat terbuka, wisudawa sarjana ke X, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (stisip) Muhammadiyah Sinjai di Gedung Pertemuan, Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara. Sabtu, (26/10/2019).
Tidak hanya petinggi pemerintah, peserta wisuda dan keluarganya yang turut hadir memeriahkan, bahkan sejumlah pedagang kaki lima nampak bertebaran di Sepanjang jalan.
Mulai dari penjual aneka makanan dan minuman cepat saji dijajakan. Seperti Teh Poci, Coffe, bakso bakar, somai, dan makanan ringan lainnya.
Salah satunya Rahmatia (53) pedagang kaki lima yang tinggal di Jalan Persatuan Raya, Kelurahan Biringgere, Kecamatan Sinjai Utara menjajakan jualannya tepat didepan gedung pertemuan.
Rahmatia harus bekerja keras untuk membiayai 3 anaknya yang kuliah, karena suami Rahmatia tahun lalu sudah meninggal.
Rahmatia mengaku, pada hari yang berbahagia ini. Ia mengambil kesempatan untuk menjajakan jualannya yakni menjual Pop Ice dan Es Jeruk.
Adapun untuk penghasilan Rahmatia sampai saat ini, cukup untuk membiayai 3 anaknya untuk kuliah.
“Rata-rata penghasilan saya dalam satu hari mencapai Rp. 300.000” ungkapnya.
Hari ini sebanyak 380 Mahasiswa Administrasi Negara dan 89 Mahasiswa Ilmu pemerintahan dengan total 469 Wisudawan.
Brondong












