PAMEKASAN, Suara Jelata— Guna mewadahi anak-anak muda alumni SLTA di Pamekasan agar mudah masuk Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Angkatan Udara (AAU) terutama bagi alumni SLTA yang tidak mampu, Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menjalani mitra kerja sama dengan melakukan kunjungan ke AAU Yogyakarta dan Akmil Magelang. Rabu, (21/04/2021).
Dalam kunjungannya tersebut, orang nomor satu di Pamekasan bersama tim rombongan tiba pada pukul 09.00 Wib di Markas AAU Yogyakarta yang ditemui langsung oleh Gubernur AAU Marsekal Muda Nanang Santoso.
Selanjutnya rombongan Mas Tamam sapaan akrab Bupati, melanjutkan kunjungan ke Magelang, bersama Gubernur Akmil Brigadir Jenderal Candra Wijaya pada pukul 14:00 Wib.
Pada kesempatan itu, Mas Tamam menyampaikan lima program prioritas Pemkab Pamekasan yang kini telah terealisasi, bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur dan reformasi birokras.
“Kami memaparkan lima program prioritas, khususnya di bidang pendidikan,” katanya yang diterima oleh awak media ini. Rabu, (21/04 2021).
Lanjutnya, Pemkab ingin ada kemitraan untuk merekrut anak-anak alumni SLTA yang cerdas, cukup syarat dan dari keluarga tidak mampu untuk memfasilitasi bisa lulus menjadi perwira,
Mantan aktivis PMII Pamekasan ini mengatakan bahwa saat ini tengah berikhtiar memfasilitasi generasi hebat untuk menjadi mahasiswa di AAU dan Akmil.
“Ada salah satu anak Pamekasan yang sedang menempuh studi di Akmil, orang Desa Teja, bapaknya bekerja sebagai wiraswasta dan ibunya guru honorer, sungguh kebanggaan bagi kami,” tandasnya.
Dirinya pun siap memberikan beasiswa akademi militer, Akpol, kedokteran dan beasiswa santri, untuk menyiapkan generasi cemerlang di masa akan datang.
“Insya Allah akan banyak anak-anak asal Pamekasan yang bisa lulus di AAU, Akmil serta akademi lainnya, terus menjadi yang terbaik anak-anakku. Indonesia butuh generasi cemerlang,” pungkasnya.
Diketahui dalam melakukan kunjungan ke Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta dan Akademi Militer Magelang, didampingi oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekda, Agus Mulyadi, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Akhmad Zaini, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Protopim) Sigit Priyono.
Selain itu, juga didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Halifaturrahman, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum, dan Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengambangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).











