SINJAI, Suara Jelata—Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan tahun depan rencananya memiliki pelabuhan baru.
Pelabuhan tersebut berada di Desa Kambuno, Kecamatan Pulau Sembilan.
Oleh pemerintah pusat telah menganggarkan pelabuhan itu sebesar kurang lebih Rp 29 miliar untuk tahun ini.
Sebelumnya Direktorat Jenderal Pelabuhan Laut menyetujui kurang lebih Rp86 miliar anggaran untuk direalisasikan secara bertahap.
Proyek ini dilaksanakan selama tiga tahun dimulai dari tahun 2020, 2021 dan berakhir tahun depan 2022.
Untuk tahun 2021 ini jumlah anggaran berdasarkan DIPA sebesar Rp29 miliar.
Itu merupakan kelanjutan dari pekerjaan tahun lalu yang merupakan pengadaan material sejumlah kurang lebih Rp24 miliar.
“Insya Allah pada bulan Juli tahun 2022 mendatang pelabuhan Kambuno sudah rampung dan kami upayakan Menteri Perhubungan bisa datang untuk meresmikan pemanfaatannya,” Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Sinjai Muh. Ridwan kepada Bupati Sinjai Andi Seto Asapa di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Selasa (26/10/2021).
Kapal 500 GT Bisa Bersandar di Pelabuhan Kambuno. Kapal berukuran besar saat ini tidak bisa bersandar di Pelabuhan Larea-rea, Kecamatan Sinjai Utara.
Penyebabnya karena pelabuhan tersebut kecil yang hanya mampu bersandar kapal pengangkut barang seperti beras dan kebutuhan pokok lainnya.
Sehingga kapal pengangkut barang ukuran besar dan kapal fery tak bisa bersandar di pelabuhan itu.
Dengan adanya pelabuhan itu, dapat menumbuhkan ekonomi baru di Kecamatan Pulau Sembilan dan dapat maju seperti kecamatan lainnya di Sinjai.











