Puskesmas Bulupoddo Sinjai Jaga-Jaga DBD

Ilustrasi

SINJAI, Suara Jelata— Wabah demam berdarah (DBD) menjadi ancaman serius bagi keluarga, sebab infeksi Virus Dengue dapat menyerang siapa saja, mulai dari bayi hingga lanjut usia dan sering berujung kematian.

Di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan saja, diketahui akhir Januari lalu sekitar 658 orang positive terkena DBD.

Kepala Puskesmas Bulupoddo, Dr. Agus mengatakan, nyamuk yang menjadi vektor adalah jenis Aedes Aegypti betina yang membawa virus dan mampu terbang sejauh 100 meter ini biasa menggigit manusia pada pagi dan sore hari. Rabu, (13/02/2019).

Baca Juga:  BEM KM UNNES Semarang Aksi Solidaritas, Kecam IAIM Sinjai

Nyamuk jenis ini banyak ditemukan berkembang biak saat musim hujan, perkembang biakannya biasa berada di genangan air disekitar rumah.

“Nyamuk demam berdarah suka berkembang biak di air jernih, biasanya di penampungan air, wadah air mineral, tempurung kelapa dan genangan air lain, makanya perlu untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah,” Jelasnya.

Baca Juga:  Peminat Seminar Nasional HPBI Sulsel Membludak

Dia menambahkan bahwa, meskipun di Kecamatan Bulupoddo belum ada kasus untuk demam berdarah, tapi tetap perlu waspada.

“Untuk saat ini, di Kecamatan Bulupoddo belum ada kasus DBD, tapi tetap jaga kemungkinannya, jangan biasakan tidur pada pagi dan sore hari,” Kuncinya.

Aswar/Aisyah