Dedi Setiawan, (Dok. Hutomo)
SINJAI, Suara Jelata—Pemuda Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai menyoroti pembagian bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa di tempatnya yang dinilai tidak tepat sasaran. Senin, (26/5/2020).
Tokoh Pemuda setempat, Dedi Setiawan mengatakan setelah pembagian BLT yang 148 KK itu menuai kontroversi dikalangan pemuda dan Masyarakat Desa Puncak.
Menurutnya, masih banyak yang Warga yang layak namun tidak menerima bantuan dan sebaliknya ada yang tidak layak namun terdaftar.
“Saya juga menantang pemerintah Desa Puncak untuk mendata ulang semua data penerima bantuan langsung Tunai BLT DD Karena ada beberapa penerima bantuan BLT tidak layak menerima tapi menerima,” katanya.
Lanjutnya, seharusnya setiap ada pengambilan keputusan dilibatkan juga Pemuda setempat dan jangan ada pembiaran sehingga bersama-sama dapat menemukan solusinya melalui musyawarah mufakat.
Terpisah, saat dikonfirmasi media ini, Kepala Desa (Kades) Puncak, muhammad Idris membantah jika penyaluran BLT DD di Desanya tidak tepat sasaran.
“Sudah tepat sasaran, dan memang wajar kalau ada yang protes karna tentunya harus sesuai dengan acuan dan aturan yang berlaku kriteria penerima, tapi kita dari pemerintah desa tetap akan mengevalusi kembali,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, pendataan penerima bantuan langsung di Desa melalui mekanisme Musyawarah dan pendataannya sendiri melibatkan relawan yang terdiri dari BPD, aparat desa dan terkait yang turun langsung ke Rumah Warga.
Hutomo












