UMSi Sinjai Minta Pelaku Penganiayaan Mahasiswanya Saat Mubes di Proses Hukum

  • Whatsapp

Mubes HIMARA UMSi Sinjai di Pantai Hubat, foto ini direkam sesaat sebelum kejadian dugaan penyerangan berlangsung, (Dok. Arsip)

SINJAI, Suara Jelata—Ketua Prodi Administrasi Publik UMSi Sinjai meminta aparat keamanan untuk mengusut tuntas pelaku dugaan penyerangan berujung penganiayaan kepada Mahasiswanya yang sedang melakukan Musyawarah besar kemarin malam (19/1) di Kawasan Pantai Hubat, Desa Sanjai, Kecamatan Sinjai Timur. Rabu, (20/1/2021).

Bacaan Lainnya

Hal ini diutarakan oleh Muhammad Takdir. S. Sos, M. Si saat dikonfirmasi media ini, dengan kejadian ini dia bahkan meminta Mahasiswa untuk kembali melanjutkan kegiatannya di areal Kampus.

“Kemarin saat kejadian saya ke lokasi, disana sudah ada Pak Kapolsek dan Kades, kita minta pelakunya di proses hukum agar tidak lagi ada kejadian seperti ini,” katanya.

Apalagi kata Takdir, ada Mahasiswa yang terluka terkena senjata tajam, “Mahasiswa jelas trauma dengan kejadian ini, apalagi banyak Wanita. Semoga tidak terulang lagi,” bebernya.

Sebelumnya, sekelompok oknum melakukan penyerangan kepada Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara (HIMARA) Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) Sinjai yang sementara melakukan Musyawarah Besar (Mubes).

Kejadian ini diperkirakan pukul 22.00 wita (Selasa, 19/1/2021) malam kemarin di Aula Pantai Hubat, Dusun Takkalala, Desa Sanjai, Kecamatan Sinjai Timur.

Salah satu Mahasiswa peserta mubes, Yusri mengatakan malam itu dirinya kaget dan bahkan sejumlah Mahasiswa utamanya perempuan histeris.

Dikarenakan beberapa orang tiba-tiba datang dan menantang berkelahi dan memasuki forum tempat Mahasiswa berkegiatan.

Akibatnya salah satu Mahasiswa bernama Haerul diduga terkena senjata tajam, dan saat ini sudah melakukan visum.

Kapolsek Sinjai Timur, Iptu Asri S, menuturkan korban sudah melapor dan sudah diarahkan untuk melakukan Visum dan sementara ini dilakukan penyelidikan.

Zh

  • Whatsapp
loading...