Masa Tanggap Darurat Berkahir, Pemprov Sulbar Bentuk Posko Transisi

  • Whatsapp

SULBAR, Suara Jelata—  Masa tanggap darurat pasca bencana alam gempa bumi Sulawesi Barat (Sulbar), 6.2 Magnitudo, berakhir hari ini. Kamis, (04/02/2021)

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Brigade Jenderal (Brigjen) TNI, Firman Dahlan, bersama wadansatgas Sekertaris Provinsi (Sekprov), Muhammad Idris, melakukan rapat evaluasi perkembangan bencana gempa bumi Sulbar di posko induk kantor Gubernur Sulbar. Rabu,(03/02/2021) malam.

Bacaan Lainnya

Dansatgas menyampaikan, dengan berakhirnya masa tanggap darurat ini, pihaknya menunggu instruksi perpanjangan tim satgas dari Gubernur Sulbar dan segala unsur, termasuk berbagai fasilitas dukungan pasca gempa tersebut.

“Kami dari TNI dan Polri siap membantu,” ungkap Firman Dahlan.

Sekprov Muh. Idris mengaku dalam rapat evaluasi tercipta rasa sedih disebabkan kebersamaan beberapa pekan telah menciptakan rasa persaudaraan yang tinggi.

Lanjutnya, ia juga mengungkapkan Sulbar merupakan salah-satu daerah yang telah ditetapkan sebagai daerah rawan bencana, sehingga diharapkan tidak terjadi lagi bencana alam susulan.

“Terkait keputusan tentang berakhirnya status tanggap darurat dan dialihkan dalam istilah posko transisi pemulihan bencana, hal tersebut telah dibahas secara mendalam sesuai pertimbangan hasil rapat bersama para pimpinan dilingkup Pemprov. Sulbar. Hasil dari pertimbangan itu kemudian akan dilaporkan kepada Gubernur. Dan saat ini alternatif untuk kita bergeser ke fase transisi darurat ke pemulihan sesuai dengan ketentuan yang ada berdasarkan kebijakan pengelolaan bencana di Indonesia. Tanggap darurat berakhir, kita beralih ke fase transisi darurat ke pemulihan,” terangnya.

Andini

  • Whatsapp
loading...