PAMEKASAN, Suara Jelata— Pasca terpilihnya sebagai Formatur HMI Cabang Pamekasan, Fathor Rahman saat Konfercab ke XXXIII pada 6 September 2021 kemarin, hingga saat ini menimbulkan berbagai polemik dikalangan kader HMI Komisariat dibawah naungan Cabang Pamekasan.
Bagaimana tidak, seharusnya setelah 1 bulan selesai Konfercab sesuai konstitusi HMI pasal 27 ayat 4 dan 5 tentang personalia pengurus cabang yang selambat-lambatnya 30 hari harus melaksanakan serah terima jabatan.
“30 hari harus sudah dibentuk dan pengurus cabang demisioner sudah mengadakan Sertijab dan apabila dalam jangka waktu yang sudah ditentukan dalam ayat 4 formatur tidak dapat menyusun komposisi kepengurusan karena meninggal dunia” inti bunyi pasal 27 ayat 4 dan 5.
Namun, hingga saat ini tidak ada kejelasan terkait pelantikan calon pengurus cabang sehingga menimbulkan beberapa desakan dari kader HMI di bawah naungan Komisariat Cabang Pamekasan agar segera melaksanakan pelantikan.
Reaksi keras datang dari beberapa Aktivis HMI Pamekasan, salah satunya Ali Makki. Pemuda Sampang itu memberi kritik tajam terhadap Formatur cabang saat ini.
“Sudah capek melihat cabang yang sampai saat ini masih belom peka terhadap keadaan di HMI Pamekasan yang dari kemaren sudah ramai diperbincangkan,” kata Ali Makki kepada Jurnalis Suara Jelata. Rabu, (15/12/2021).
Lebih lanjut, pihaknya menuding bahwa Fathor Rahman tidak ada itikad baik hingga saat ini.
“Ini adalah pembodohan yang terang-terangan terhadap semua Kader HMI Pamekasan. Sudah tidak ada kata yang pas untuk diutarakan lagi selain kata kecewa,” tegas dia dengan penuh kekecewaan.
Sambung Ali Makki, semua kader HMI Pamekasan sudah muak dan sangat kecewa terhadap kondisi cabang sekarang.
“Kekecewaan yang terjadi sudah memuncak, Jadi jangan salahkan jika mereka lantang bersuara tentang ketidak jelaskan ini,” terangnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Komisariat Universitas Madura, Kurniawan Arifin juga memberi kritik tajam terhadap Formatur Fathor Rahman.
Bahkan pihaknya mengatakan, bahwa kondisi cabang hari ini terjebak ke dalam salah satu buku tentang HMI yang pernah ditulis oleh Agus Salim Sitompul yakni 44 Indikator Kemunduran HMI.
“Salah satunya anggotanya tidak memiliki disiplin organisasi yang tinggi dan kehilangan panutan,” imbuh Iwan.
Disisi lain, saat dikonfirmasi oleh Jurnalis Suara Jelata melalui saluran teleponnya, tidak mendapat tanggapan oleh Formatur, Fathor Rahman.
Hingga berita ini diturunkan, masih tidak ada respon.
Diketahui, HMI Cabang Pamekasan saat masa Ketua Umum sebelumnya yakni Ahmad Hokim juga mengalami molor dalam melaksankan Konfercab, bahkan di bawah Ahmad Hokim hampir 3 tahun baru melaksanakan Konfercab, yakni sejak dilantik tanggal 7 Juli 2018 hingga 6 September 2021 baru melaksanakan Konfercab.











