Bupati Magelang Canangkan Desa Wonoroto Sebagai Kampung KB

Berita | DAERAH | Sosial
Bupati Magelang Zaenal Arifin didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Magelang Ny. Tanti Zaenal Arifin beserta rombongan berkesempatan melihat berbagai menu olahan makanan sebagai asupan gizi penderita stunting, didampingi Camat Windusari Titok Lestianto, Selasa (24/01/2023). (foto: Iwan SJ)

MAGELANG JATENG, Suara Jelata Bupati Magelang Zaenal Arifin, S.I.P. mencanangkan Desa Wonoroto Kecamatan Windusari sebagai Kampung KB, Selasa (24/01/2023). Kegiatan berlangsung di Balai Desa Wonoroto dan dihadiri Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA, Baznas, dinas terkait, Ketua TP PKK Kabupaten Magelang, para camat se-Kabupaten Magelang, Forkopimcam Windusari dan para pejabat lintas sektor.

Turut hadir para kepala desa se-Kecamatan Windusari, Pengurus PKK Desa se-Kecamatan, PKK Milenial, Kader Posyandu, serta warga Desa Wonoroto.

Dalam kesempatan itu, Bupati Zaenal Arifin menegaskan bahwa penanganan stunting menjadi tugas bersama dari semua sektor. Mempersiapkan generasi sehat adalah tanggung jawab bersama guna menyiapkan bangsa memasuki Indonesia Emas 2045.

“Tugas kita mengawal agar kita sukses memasuki Indonesia Emas 2045. Sehingga terkait stunting harus kita tangani bersama-sama. Dalam kegiatan penanganan stunting harus terjalin komunikasi yang baik, sehingga dapat mengomunikasikan apabila ada hal-hal yang kurang pas,” tegas Bupati Magelang.

Selanjutnya, Bupati Zaenal mengingatkan bahwa stunting ini ada kaitannya dengan sikap kita terhadap diri sendiri. Termasuk di dalamnya mencegah pernikahan dini, memperhatikan pola asuh dan pola makan anak.

Untuk itu, perlu ada gotong-royong antara masyarakat dengan pemerintah di tingkat desa, kecamatan, dan tingkat kabupaten.

“Terimakasih kepada para kepala desa dan Camat Windusari yang telah membentuk Gerbang Sulur Sewindu. Sehingga menjadi tempat komunikasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat, utamanya dalam hal penanganan stunting di wilayah Windusari,” kata Bupati Zaenal.

Sebelum acara pencanangan, Bupati beserta rombongan berkesempatan melihat berbagai menu olahan makanan sebagai asupan gizi penderita stunting. Berbagai menu olahan tersebut disajikan oleh seluruh TP PKK Desa se-Kecamatan Windusari.

Di akhir acara, Camat Windusari Drs. Titok Lestianto, M.M. mengatakan dengan kegiatan ini, masyarakat semakin tahu dalam pengolahan makanan bagi anak-anak penderita stunting. Bahwa dengan berbagai variasi olahan makanan namun tetap bergizi akan menarik minat anak untuk mengonsumsi makanan bergizi.

“Setelah Wonoroto ini dicanangkan sebagai Kampung KB, kita berharap disusul oleh desa-desa lain. Kita juga berharap penanganan stunting di Windusari dapat berjalan dengan baik melalui kerjasama yang baik semua sektor. Marilah kita bersama-sama, bergotong-royong mencegah stunting sejak dini,” ajak Camat Titok. (Iwan)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari suarajelata.com.

Mari bergabung di Halaman Facebook "suarajelata.com", caranya klik link Suara Jelata, kemudian klik ikuti.