BeritaDAERAHPENDIDIKANPolriSosial

Tanggulangi Kerawanan Sosial, Polsek Tempuran Adakan Pembinaan Remaja

×

Tanggulangi Kerawanan Sosial, Polsek Tempuran Adakan Pembinaan Remaja

Sebarkan artikel ini
PEMBINAAN REMAJA. Dalam rangka menanggulangi Kerawanan Sosial, Polsek Tempuran mengadakan Pembinaan Remaja di Desa Tugurejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Selasa (12/12/2023). (foto: Narwan)

MAGELANG JATENG, Suara Jelata Melalui berbagai upaya, Polri bersinergi dengan TNI menanggulangi kerawanan sosial hingga di tingkat wilayah. Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan pembinaan remaja baik di lembaga pendidikan maupun di desa-desa.

Hal itu seperti dilakukan Polsek Tempuran Polresta Magelang bersama Koramil 22/ Tempuran melaksanakan pembinaan remaja di Desa Tugurejo Kecamatan Tempuran, Selasa (12/12/2023). Kegiatan yang diikuti oleh 25 remaja dan pemuda Desa Tugurejo itu dilaksanakan di Gedung Serbaguna desa setempat,

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 22/ Tempuran  Kodim 0705/Magelang Kapten Infanteri Abriyanto Tego Cahyono. Serta Kapolsek Tempuran AKP Sugiyanto, S.H. diwakili Bhabinkamtibmas Desa Tempurejo Aiptu Andy Setiawan bersama Bhabinkamtibmas Desa Prajegsari Bripka Arista Sigit.

Selain itu hadir pula Kepala Desa Tugurejo Slamet Budiono beserta Perangkat Desa, Babinsa Desa Tugurejo Sertu Wawan Risyanto, serta 25 remaja dan pemuda Desa Tugurejo. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan Kepala Desa Tugurejo dan Danramil Tempuran, dan dilanjutkan penyampaian materi pembinaan.

Materi pertama dismpaikan Bripka Arista Sigit yang memaparkan tentang ketertiban dalam berkendara di jalan raya. Diimbau para remaja dan pemuda untuk taat aturan berkendara di jalan raya mulai dari kelengkapan surat-surat kendaraan, SIM, kelengkapan kendaraan dan kelengkapan diri.

“Gunakan sepeda motor sebagai mana mestinya, knalpot tidak brong, hormati masyarakat yang lain sesama pengguna jalan raya,” imbaunya.

Selain itu, para peserta pembinaan juga diajak untuk hidup sehat tanpa konsumsi miras maupun narkoba, maksanakan kegiatan yang positif di lingkungan remaja. Kaum muda ini juga diimbau untuk bijak dalam bermedsos termasuk menggunakan handphone (HP) untuk hal-hal yang positif saja.

Di mana pun berada, para remaja dan pemuda harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

“Jangan karena beda pandangan dalam berpolitik, menjadikan perpecahan di masyarakat. Ciptakan iklim sejuk di masyarakat, bila ada masalah dengan pihak lain, dan sekiranya, kemudian tidak mampu menyelesaikan sendiri, jangan sungkan melibatkan tokoh masyarakat dalam penyelesaian masalah,” ujar Bripka Sigit.

Selanjutnya, Aiptu Andy Setiawan menyampaikan materi terkait kerawanan sosial, salah satunya tentang tawuran antar-remaja. Dikatakan Aiptu Andy, tawuran merupakan aksi atau tindakan kekerasan fisik antara satu dengan lainnya yang dapat mengakibatkan korban jiwa dan atau harta benda.

“Tawuran harus dicegah jangan sampai terjadi, sehingga semua pihak harus melakukan aktivitas positif dan saling mengenal. Seperti memperbanyak silaturami, saling berkunjung antar-warga, antar-remaja atau kelompok,” katanya.

Hal lain bisa dilaksanakan, menurut Aiptu Andy adalah dengan mengadakan pertemuan para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh berpengaruh lainnya. Serta dengan meningkatkan toleransi antar-umat beragama, ras, suku dan golongan.

“Karena pertemuan seperti itu akan mendukung tumbuhnya rasa nasionalisme, saling menghargai hak dan pendapat pihak lain. Juga belajar mengembangkan sikap saling gotong-royong dalam berbagai kegiatan.,” pungkas Aiptu Andy.

Atas kegiatan di desanya, Kepala Desa Tugurejo Slamet Budiono mengucapkan terimakasih kepada pihak Polsek dan Koramil Tempuran.

“Atas nama masyarakat Desa Tugurejo, saya mengucapkan terimakasih atas kegiatan pembinaan remaja ini. Semoga TNI-Polri tetap bersinergi dalam berbagai kegiatan, khususnya Polsek dan Koramil Tempuran,” ucap Slamet Budiono. (Nar)