Sinjai, Suara Jelata–-Kasus pencurian ternak di Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai seakan menjadi momok yang menghawatirkan bagi Masyarakat, kejadian ini terus saja terulang. Rabu, (1/5/2024).
Seorang Petani asal Tellulimpoe atas nama Imran bahkan sudah mengaku pernah kehilangan tiga ekor sapi miliknya.
“Sangat meresahkan karena kami merasa tidak ada tindak lanjut jika sapi kami hilang dicuri dan kerugian yang sangat besar” terangnya.
Hal ini menjadi atensi dari Kapolres Sinjai, apalagi sudah sejak lama kasus ini tidak terungkap.
“Ada beberapa Tindak Pidana yang menonjol di Sinjai yakni kekerasan fisik dan curnak, hal ini menjadi atensi buat kami, dan akan ditindak siapa pun, dimana pun dan kapan pun guna memberikan rasa aman bagi masyarakat,” jelas Kapolres Sinjai.
Disampaikan kepada masyarakat agar melaporkan perbuatan tindak pidana yang dialaminya, Polres Sinjai berkomitmen untuk menuntaskan kasus tersebut.
Kapolres Sinjai juga menghimbau kepada kelompok tertentu untuk jangan main curnak, Kami tentunya akan menindak tegas pelaku pencurian ternak.
“Kami dari Polres Sinjai dan Polsek jajaran fokus terhadap Tindak Pidana kekerasan fisik dan curnak yang meresahkan untuk mengungkap dan tidak akan mentolelir kasus curnak yang cukup meresahkan masyarakat,” kuncinya.











