DAERAH

Gandeng Syahbandar dan Satwas PSDKP, Danpos Polair PPN Ternate Gelar Patroli KRYD

×

Gandeng Syahbandar dan Satwas PSDKP, Danpos Polair PPN Ternate Gelar Patroli KRYD

Sebarkan artikel ini
Menjelang momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Danpos Polair Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate menggelar Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Selasa (23/12/2025). (foto: Ateng)

KOTA TERNATE MALUT, Suara Jelata Menjelang momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Danpos Polair Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate menggelar Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Selasa (23/12/2025)

Kegiatan yang berlangsung di area PPN Ternate tersebut juga melibatkan Syahbandar PPN dan Satuan Pengawasan (Satwas) PSDKP Ternate. Kegiatan tersebut dalam bentuk pengawasan dan pemeriksaan teknis dan neutika armada kapal di bawah 5 GT.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Danpos Polair PPN Ternate yang juga personel Ditpolair Polda Maluku Utara (Malut), Aipda Sudarwin Hasrat dalam penjelasannya kepada awak suarajelata.com, mengatakan, KRYD adalah bentuk kegiatan rutin yang dilangsungkan di area PPN.

Melalui patroli KRYD, pihaknya senantiasa mengingatkan kepada setiap nakhoda maupun ABK jika terjadi over kapasitas penumpang maupun barang.

“Yang berhak memberangkatkan kapal adalah Syahbandar. Sekalipun demikian terkait keselamatan, kami sangat konsisten untuk saling mengingatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Syahbandar PPN sekaligus Kepala Syahbandar Bacan Halmahera Selatan, Dhian Wahyudi mengatakan, terkait pemeriksaan, cakupannya adalah pemeriksaan teknis dan pemeriksaan neutika.

“Pemeriksaan teknis itu terkait alat keselamatan kapal berupa life jacket, liferaft, alat pemadam kebakaran dan perlengkapan P3K,” ujar Dhian.

Lanjutnya, pemeriksaan neutika adalah pemeriksaan terhadap alat navigasi termasuk permesinan yang dimiliki kapal di bawah 5 GT.

“Kami juga perlu mempertimbangkan faktor cuaca sebagai syarat layak tidaknya kapal diberangkatkan,” tambahnya.

Menurut Dhian, tujuan patroli KRYD dalam bentuk pemeriksaan kapal oleh pihak Syahbandar bersama PSDKP dan Ditpolair melalui Danpos Polair PPN Ternate adalah untuk memastikan terpenuhinya syarat keselamatan. Termasuk kaitannya dengan faktor cuaca pada jalur penyeberangan atau pelayaran yang bakal dilewati kapal.

”Kapal-kapal di bawah 5 GT ini adalah katagori kapal nelayan tradisional. Kita Tetap mempertimbangkan aspek-aspek keselamatan termasuk faktor cuaca,” ujar Dhian.

Ia berharap, setiap pemilik kapal agar segera melengkapi dokumen kapal jika dokumen tersebut belum dimiliki.

Ke depan menurut Dhian, pihaknya akan memberlakukan pelayanan satu pintu. Pelayanan ini dilakukan dalam bentuk kerjasama antara Syahbandar PPN Ternate dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Provinsi Maluku Utara. Kerjasama ini bertujuan untuk terpenuhinya pelayanan prima bagi masyarakat nelayan.

Staf pengawas PSDKP Ternate, Apiet kepada awak suarajelata.com, mengatakan, terkait pemeriksaan kapal, PSDKP sangat mendukung terutama aspek keselamatan.

“Kami bisa pastikan setiap kapal nelayan sebelum melakukan aktivitas melaut atau pelayaran/penyeberangan, semua kapal tersebut sudah tertib dokumen, alat navigasi dan alat keselamatan,” ujarnya.

Diketahui, armada kapal di bawah 5 GT yang melakukan tambat labuh di dermaga PPN Ternate adalah kapal dengan tujuan pemberangkatan dari Ternate ke Maitara Kota Tidore Kepulauan.

Pulau Maitara ini adalah salah satu spot wisata di Kota Tidore Kepulauan. Salah satu program PPN Ternate adalah mendukung pengembangan sektor pariwisata. Dengan demikian kapal-kapal di bawah 5 GT tersebut diberi izin tambat labuh di dermaga PPN Ternate. (Ateng)