DAERAHPENDIDIKAN

Gelar Pesantren Ramadhan, SMK Global Pratama Obi Hadirkan Tiga Penceramah

×

Gelar Pesantren Ramadhan, SMK Global Pratama Obi Hadirkan Tiga Penceramah

Sebarkan artikel ini
SMK Global Pratama Obi, Kabupaten Halmahera Selatan menggelar Pesantren Ramadhan, Senin-Rabu (02-04/03/2026). (foto: Ateng)

HALMAHERA SELATAN MALUT, Suara Jelata Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Setiap muslim dan muslimah memiliki kewajiban untuk memperbanyak amal ibadah. Tidak hanya secara personal tapi juga kolektif, semarak Ramadhan dalam berbagai ragam kegiatan sosial keagamaan dapat ditemukan. Salah satunya adalah Pesantren Ramadhan yang marak digelar di setiap jenjang pendidikan dasar hingga menengah.

Seperti halnya di SMK Global Pratama Obi, Kabupaten Halmahera Selatan. Sekolah kejuruan yang bernaung di bawah Yayasan Global Nusantara Maluku Utara ini turut menggelar Pesantren Ramadhan. Kegiatan resmi dimulai pada Senin, 2 Maret 2026 hingga ditutup pada Rabu, 4 Maret 2026.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Diwawancarai awak suarajelata.com, Rabu (04/03/2026), Kepala SMK Global Pratama Obi, Lasaaru Lantoroso, S.Pd, M.M, mengatakan Pesantren Ramadhan adalah kegiatan dalam Bulan Ramadhan yang diikuti Dewan Guru dan peserta didik. Kegiatan ini bertujuan menguatkan nilai spritualitas keislaman juga untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Peserta lain yang turut serta dalam Pesantren Ramadhan SMK Global Pratama Obi adalah berasal dari siswa-siswi PKL Global Science Institute (GSI) Ternate Jurusan TKJ dan Menajemen Informatika.

“Para peserta PKL tersebut tersebar di berbagai instansi Desa Laiwui dan Ake Gula. Diketahui, GSI dan SMK Global Pratama Obi bernaung di bawah Yayasan Global Nusantara,” ujar Lasaaru.

Ia berharap seluruh peserta didik dapat menyerap pengetahuan dan pengalaman spritual selama berlangsungnya Pesantren Ramadhan.

“Terpenting adalah dengan pengalaman dan pengetahuan keagamaan tersebut dapat diimplementasikan dalam keseharian khususnya dalam peningkatan iman dan taqwa,” ujar Lasaaru.

Beberapa materi yang disajikan dalam Pesantren Ramadhan meliputi Fiqih berupa syari’at serta rukun yang membatalkan puasa. Selain itu materi terkait akhlak, adab atau budi pekerti. Kegiatan lainnya berupa tadarusan Qur’an dan Tahfizd Qur’an serta bacaan surah pendek. Selain itu materi terkait salat tarawih, salat Dhuha, doa dan dzikir serta tauziah atau ceramah keagamaan dirangkai dengan sesi tanya jawab.

Pada hari pertama, Senin (02/03/2026) penyelenggaraan Pesantren Ramadhan, digelar tauziah dengan pemateri, Risnawati Bakar, S.Pd dengan pendamping, Mulifa Thalib, S.Pd.

Risnawati dalam tausyiahnya mengulas keutamaan puasa Ramadhan. Keutamaan tersebut meliputi pengampunan dosa (maghfirah) bagi orang beriman dan berharap pahala. Keutamaan lainnya adalah perisai atau pelindung dari api neraka, dibukanya pintu surga bagi orang yang berpuasa, diberikannya pahala yang berlipat ganda dan adanya malam Lailatul Qadar.

Tausyiah di hari kedua, Selasa (03/03/2026) disampaikan oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Obi, Muksin La Nua, S.Ag dengan pendamping, Rahmawati Thalib, S.Pd. Dalam paparan tausyiahnya Muksin menyampaikan empat hal kebiasaan yang harus dikurangi selama puasa ramadhan. Empat hal tersebut meliputi, Khillatul Ta’am atau kurangi makan. Selanjutnya Khillatul Kalam atau kurangi berbicara, Khillatul Manan atau kurangi tidur dan Khillatul Anam atau kurangi bergaul.

Selanjutnya tausyiah hari ketiga oleh Nurlina, S.Pd.I dengan pendamping Rahayu Lapayama, S.Pd. Materi tausyiah di hari ketiga atau terakhir ini membahas enam keutamaan bulan suci Ramadhan. Keutamaan tersebut meliputi, Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, Allah SWT melipatgandakan pahala, terdapat malam Lailatul Qadar, bulan pengampunan dosa dan bulan penuh kepedulian. (Ateng)