KOTA TERNATE MALUT, Suara Jelata – Puasa Ramadhan 1447 Hijriyah/2026 Masehi menjadi momentum berkah dalam menyemaikan benih-benih ketauhidan di kalangan peserta didik jenjang pendidikan dasar.
Melalui Pesantren Ramadhan sebagai program rutin setiap datangnya bulan puasa, kegiatan ini memiliki multi tujuan. Selain sebagai wahana untuk merubah karakter peserta didik menjadi lebih baik ke depan, Pesantren Ramadhan juga bertujuan membimbing peserta didik menjadi generasi yang berakhlakul karimah. Selain itu juga untuk membelajarkan pentingnya ukhuwah islamiah dan pentingnya berbagai antarsesama.
Seperti halnya penyelenggaraan Pesantren Ramadhan di SD Negeri 5 Kota Ternate. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Plh. Kepala SD Negeri 5 Kota Ternate, Nurana Ibrahim, S.Pd, yang langsung menuai respon positif orang tua peserta didik.
“Penyelenggaraan Pesantren Ramadhan SD Negeri 5 Kota Ternate resmi kami buka pada hari Senin tanggal 25 Februari 2026 dan ditutup pada hari ini, Selasa 3 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik yang berjumlah 270 anak. Selain peserta didik juga Dewan Guru dan sebagian orang tua siswa yang hadir pada acara penutupan tadi,” ujar Nurana, Selasa (03/03/2026).
Menurutnya, sesuai petunjuk teknis (Juknis), pelaksanaan kegiatan dimulai bertepatan dengan jam efektif pembelajaran usai libur sekolah.
Kegiatan ini dimulai dengan salat Dhuha, dilanjutkan dengan tausyiah oleh para guru, termasuk wali kelas dan guru bidang studi dari kelas satu hingga kelas enam.
“Tausyiah ini substansi materinya berupa pesan-pesan keagamaan dan moral. Ini dalam rangka merubah akhlak dan karakter peserta didik menjadi lebih baik ke depan atau menjadi anak-anak yang saleh dan salehah,” ungkap Nurana yang juga Kepala Satuan Pendidikan Dasar Kecamatan Ternate Tengah.
Dikatakan, pesan-pesan tersebut memiliki relevansi dengan tema Pesantren Ramadhan SD Negeri 5 Kota Ternate yaitu “Pesantren Ramadhan, Kita Bangun Karakter Siswa Menjadi Anak yang Shaleh dan Shalehah di Ramadhan Berbagi”.
Menurutnya, keterlibatan Dewan Guru dalam memberi tausyiah adalah bentuk inisiatif darinya dalam rangka melatih setiap guru untuk tampil dalam forum dakwah. Selain itu untuk memberi skill dan pengetahuan agama kepada setiap guru.
Pada hari terakhir kegiatan Pesantren Ramadhan digelar pembagian takjil. Kegiatan ini dilakukan oleh Dewan Guru dan peserta didik. Menu takjil yang telah disiapkan dalam dos kecil, selanjutnya dibagi kepada para pejalan kaki, pengendara roda dua, ojek maupun pengemudi roda empat yang sempat melintasi jalur utama Kompleks Perumahan BTN, Ternate Tengah, Kota Ternate.
“Usai pembagian takjil, dilanjutkan tausyiah bersama, buka puasa bersama dan salat maghrib berjamaah di halaman SD Negeri 5 Kota Ternate. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Dewan Guru, siswa-siswi peserta didik termasuk sebagian orang tua siswa,” pungkas Nurana. (Ateng)











