TERNATE MALUT, Suara Jelata – Pada hari yang penuh semangat, Aula Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khairaat Kalumpang Ternate menjadi saksi pentingnya edukasi mengenai Ekonomi Syariah di kalangan generasi muda. Acara sosialisasi dengan tema “Membangun Generasi Cerdas Melalui Ekonomi Syariah: Edukasi untuk Masa Depan yang Berkelanjutan” ini merupakan bagian dari program Belajar Ekonomi Syariah Terintegrasi (BEST) yang digelar oleh Komite Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Maluku Utara, Kamis (18/12/2025).
Sosialisasi ini dihadiri oleh lebih dari 150 siswa dan guru dari SMP Al-khairaat dan Aliyah Al-khairaat Kalumpang, yang antusias untuk mempelajari bagaimana ekonomi syariah bisa menjadi jalan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Acara ini juga turut menghadirkan dua narasumber penting, yaitu Norman Wakil dari Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Dr. Ir. Muhammad Assagaf, M.Si., Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KDEKS Maluku Utara.
Dalam pembukaan acara, Dr. Ir. Muhammad Assagaf mengungkapkan bahwa edukasi mengenai ekonomi syariah sangat penting untuk ditanamkan sejak dini, terutama di kalangan generasi muda yang menjadi agen perubahan masa depan.
“Ekonomi syariah adalah sistem yang berbasis pada nilai-nilai keadilan dan keberkahan. Kami berharap dengan pemahaman yang mendalam, generasi muda dapat menjadi pionir dalam menciptakan ekonomi yang berkelanjutan dan penuh keadilan,” ujarnya.
Perwakilan BSI, Norman, dalam sesi pemaparannya, menjelaskan tentang prinsip dasar ekonomi syariah yang menghindari riba (bunga) dan menjunjung tinggi nilai keadilan dalam setiap transaksi.
“Ekonomi syariah bukan hanya sebuah konsep keuangan, tetapi juga filosofi hidup yang mengajarkan kita untuk bertransaksi secara jujur dan adil, serta peduli terhadap sesama melalui zakat dan sedekah,” jelasnya.
Materi yang disampaikan meliputi berbagai aspek ekonomi syariah, seperti bank syariah, produk-produk syariah, dan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Siswa-siswi tampak antusias dan aktif dalam bertanya, menggali lebih dalam tentang bagaimana mereka bisa menerapkan prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, dalam sesi diskusi, para peserta juga diberi kesempatan untuk berbagi pandangan dan mendapatkan jawaban atas berbagai pertanyaan yang mereka miliki seputar ekonomi syariah. Salah satu pertanyaan yang menarik adalah mengenai bagaimana ekonomi syariah dapat diterapkan dalam dunia bisnis yang lebih modern. Para narasumber menjelaskan bahwa ekonomi syariah menawarkan alternatif yang lebih adil dan berkelanjutan, yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
Program BEST Goes To School ini bertujuan untuk mengenalkan lebih jauh tentang pentingnya ekonomi syariah kepada siswa-siswa dan mengintegrasikan pengetahuan ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari. Program ini juga diharapkan dapat membuka wawasan generasi muda untuk mengenal dan mengimplementasikan ekonomi syariah sebagai solusi alternatif yang membawa keberkahan, bukan hanya bagi individu, tetapi juga bagi masyarakat dan negara.
Dengan adanya sosialisasi ini, para siswa diharapkan dapat menjadi generasi yang lebih cerdas dalam memahami ekonomi syariah dan mampu berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan. Kedepannya, KDEKS Maluku Utara berharap kegiatan serupa dapat lebih banyak dilakukan di sekolah-sekolah lainnya untuk menciptakan generasi yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki pemahaman yang mendalam tentang ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai keadilan dan keberkahan.
Acara ini ditutup dengan rasa syukur dan harapan besar untuk kelanjutan program BEST yang dapat terus memberikan manfaat positif bagi generasi muda dan dapat meningkatkan indeks literasi syariah di Maluku Utara. (Ateng)











