
SINJAI, Suara Jelata— Lomba Pramuka Penggalang Terampil (LP2T) Ke-III Tahun 2019 Se-Sinjai kembali digelar, Jumat, 8-10 Maret 2019 di Lapangan Mannanti Kec. Tellulimpoe, Kab. Sinjai.
Kegiatan LP2T dibuka oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang Gerakan Pramuka Sinjai Kak Baharuddin Kadir, S.Pd, M.Pd.
Pelatih dan Pengurus Kwartir Cabang Sinjai, Pengurus Kwartir Ranting Tellulimpoe, Dewan Kerja Ranting Sinjai Selatan, Dewan Kerja Ranting Tellulimpoe, Dewan Kerja Ranting Sinjai Borong, Dewan Ambalan SMAN 2 Sinjai, Pembina dan Dewan Ambalan SMAN 8 Sinjai, turut menghadiri upacara pembukaan lomba Pramuka penggalang terampil (LP2T) ke III se-Sinjai tersebut.
Para peserta yang mengikuti lomba perkemahan ini nantinya akan mengikuti berbagai perlombaan diantaranya Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Variasi, Pionering Estafet, Smaphore Dance, Musabaqah Syahril Quran, Aksutik, Olimpiade LP2T.
Total yang mengikuti perlombaan ini sebanyak 6 Pangkalan yaitu SMPN 5 Sinjai Selatan, SMPN 4 Tellulimpoe, SMPN 2 Sinjai Timur, MTs Al-Markaz Sinjai, SMPN 7 Sinjai Selatan. sanggar yang terdiri 100 orang Peserta, Putra 50 dan Putri 50 Penggalang.
Kepala Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Sinjai, Baharuddin Kadir, S.Pd, M.Pd dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini sangat apresiasi dan ada 5 lima yang perlu ditanamkan (spiritual, emosional, fisik, fisikal, intelektual), ini menunjukkan komitmen yang kuat dan kakak-kakak Pembina Pramuka dalam mewujudkan keaktifan Pramuka setiap gugus depan. Dalam mengikuti lomba kita harus menjunjung tinggi sportifitas dan persaudaraan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan Sebagai wujud berkembangnya pramuka di kabupaten Sinjai” harapnya.
Disamping itu, Adnan Fauzi selaku ketua Sangga Kerja juga menyampaikan dalam laporannya kepada para peserta agar menjadikan momentum ini sebagai wahana silaturahmi dengan Gudep-Gudep Se-Sinjai yang berpartisipasi, sekaligus menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari pembentukan jati diri pribadinya masing-masing.
“Jadikan kegiatan ini sebagai wadah pembentukan jati diri, sehingga menjadi modal dalam membentuk kader pemimpin bangsa di masa mendatang, bahkan harus bisa kader Gudep Pramuka yang menjadi pemimpin bangsa ini.” jelasnya.
HUTOMO/REDAKSI












