YOGYAKARTA, Suara Jelata— Harga ayam potong di Pasar Wates, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), anjlok.
Hingga Rabu (8/4/2020) pagi, harga ayam potong di pasar ini sudah berada di level Rp 20 ribu per kg. Jauh di bawah, dibanding harga normal Rp 30 ribu per kg.
Mulyati (44), seorang pedagang ayam potong Pasar Wates mengatakan harga ayam potong anjlok akibat pandemik virus corona. Dampak virus asal Wuhan, China ini membuat warga banyak tidak ke pasar berbelanja karena mengurangi berada di luar rumah.
Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga memilih menggunakan belanja online.
“Selama pandemik corona ini, pembeli terus menurun. Warga banyak belanja online. Ini salah satu penyebab kenapa harga ayam anjlok,” ujar Mulyati kepada awak media ini, Rabu (8/4/2020).
Penyebab lain, banyaknya pedagang ayam potong lainnya beralih ke jualan online sehingga warga tetap berdiam di rumah.
“Larangan mengadakan hajatan seperti pesta pernikahan dan sejenis yang mengundang banyak orang juga penyebab harga ayam potong anjlok drastis. Kan warga tidak ada acara segala jadi tidak ada yang membeli,” terangnya.
Ia berharap, pemerintah bisa menstabilkan harga ayam potong ini agar pedagang kecil, tidak dirugikan.
Laporan: Mhmd











