SINJAI, Suara Jelata—Peran Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) mencegah penularan Covid-19 begitu besar.
Semenjak pandemi merebak di Indonesia, berbagai aksi nyata telah dilakukan dalam membantu pemerintah mengatasi persoalan pandemi. Seperti halnya yang dilakukan oleh TP PKK Sinjai.
Ketua TP PKK Sinjai, Andi Nurhilda Daramata Seto mengatakan, pihaknya berperan aktif melakukan berbagai upaya nyata.
“Sejak tahun lalu PKK aktif edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat termasuk gerakan gebrak masker yang dicanangkan oleh Tim Penggerak PKK Pusat,”kata Nurhilda.
Nurhilda mengatakan, dalam berbagai kesempatan dan kegiatan yang dilaksanakan oleh seluruh Pokja PKK, pihaknya selalu memberikan edukasi dan mengajak masyarakat ikut vaksinasi agar target herd immunity pemerintah bisa tercapai diakhir tahun.
“Saya minta Ketua dan Kader PKK di Kecamatan dan Desa untuk turun ke warga dan ajak mereka agar mau divaksin,”imbuh dia.
Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa saat menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-49, di Gedung Pertemuan Sinjai, meminta kader TP PKK Kabupaten hingga Desa/ Kelurahan selaku mitra pemerintah agar membantu pemerintah daerah mengatasi pandemi Covid-19.
“Termasuk sosialisasi protokol kesehatan kepada warga, juga ikut andil dalam percepatan program vaksinasi di Sinjai dengan cara memberikan pemahaman kepada warga hingga tingkat RT/ RW akan pentingnya vaksinasi, “kata Seto.
Seto juga meminta PKK Sinjai agar membantu pemerintah daerah menangkal informasi hoaks soal vaksin yang beredar di masyarakat.
“Ibu-Ibu PKK biasanya punya cara yang lebih efektif dan lebih didengar oleh masyarakat dibanding bapak-bapak. Untuk itu kami harap kader PKK bisa koordinasi langsung dengan pemerintah desa dan kecamatan jika ada warga ingin divaksin,” katanya.
Dia tetap menghimbau agar yang sudah vaksin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, hindari kerumunan, kurangi mobilitas dan rajin mencuci tangan dengan sabun.
Sementara itu, salah satu Ibu yang tinggal di Kecamatan Sinjai Timur, Nurhasanah, mengaku dirinya ikut vaksin karena sosialisasi yang dilakukan oleh PKK.
“Awalnya saya bersama keluarga ragu ikut vaksin karena banyak informasi yang ternyata hoax, namun karena ajakan dan sosialisasi dari PKK Sinjai maka kami sekeluarga sudah vaksin,” pungkasnya.











