Soal Bantuan, KNPI Sinjai Selatan Minta Dilakukan Pendataan Ulang

  • Whatsapp
Jusman Ahmad

SINJAI, Suara Jelata— Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Pemerintah Kabupaten Sinjai memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) berupa sembako, yakni beras dan telur bagi warga terdampak Covid-19.

Bantuan diterima bagi keluarga miskin yang terdampak. Namun, penerimanya dinilai masih banyak yang tidak tepat sasaran di desa se-Kecamatan Sinjai Selatan. Minggu, (26/4/2020).

Berita Lainnya

Jusman Ahmad, selaku Ketua DPK KNPI Sinjai Selatan menilai jika hal itu masih belum tepat sasaran karena belum ada data terbaru yang akurat atau update yang diterima pemerintah. Sehingga dapat memicu keributan di masyarakat Sinjai Selatan saat pembagian bantuan tersebut.

Menurutnya, masalah utama pemerintah dalam menggelontorkan bantuan kepada masyarakat miskin bukan masalah keuangan, melainkan data akurat terkait jumlah penduduk yang akan menerima bantuan.

“Pemerintah harus mengolah data yang belum akurat. Harus segera dilakukan pendataan mulai dari tingkat RT, RW hingga tingkat provinsi” tambahnya.

Dalam hal ini, Pemerintah dapat meminta kepada Kepala Desa, Kepala Dusun, ketua RT, RW dan Tim Relawan untuk melakukan pendataan terbaru agar pemerintah dapat menghitung dan mengatur pendistribusian bantuan berapa bulan sekali dan tepat sasaran.

“Di era teknologi serba canggih seperti saat ini bisa dilakukan agar pemerintah memiliki data akurat, BLT dan bantuan sembako wajib tepat sasaran dan virus corona (Covid-19) segera berakhir di Indonesia dan kami seluruh Pengurus DPK KNPI akan mengawasi proses pendataan ke masyarakat miskin” kuncinya.

Hutomo

loading...
  • Whatsapp