JAKARTA, Suara Jelata— Program Kartu Pra Kerja digulirkan Pemerintah untuk meningkatkan kompetensi kerja, produktivitas, dan daya saing.
Dalam unggahan diakun Instagram Resminya, Persiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), menceritakan salah satu masyarakat yang sukses setelah mengikuti Program Kartu Pra Kerjan.
Jokowi mengatakan, Stevenly Rio Loginisi, kehilangan pekerjaannya sebagai Satpam, setelah tempat kerjanya di Sulawesi Utara, ditutup saat pandemi melanda Indonesia.
Demi menghidupi diri dan keluarga ia sempat bekerja menarik ojek online sampai pada Mei tahun lalu, ia memperoleh informasi mengenai Program Kartu Pra Kerja.
“Iya langsung tertarik lalu mendaftar dan ternyata diterima,” katanya.
Singkat cerita, kata Jokowi, dari pelatihan pemasaran yang diikutinya melalui Kartu Pra Kerja, Rio telah punya bakal dan memetik hasilnya ia kini telah bekerja di sebuah perusahaan operator seluler.
“Apapun yang dialami Rio dan para penerima kartu pra kerja lainnya dapat menjadi pelajaran dan jadi model untuk terus meningkatkan keterampilan,” tandasnya.
Lanjut Jokowi, apapun situasi pandemi telah berlalu akan lebih banyak peluang kerja dan usaha yang terbuka.
“Program kartu pra kerja pada tahun 2020 lalu menjangkau 5,6 juta penerima dari 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota,” pungkasnya.











