Jelang Idul Fitri, Takbir Keliling di Sumenep Madura Diganti Dengan Takbir Virtual

  • Whatsapp

SUMENEP, Suara Jelata— Perayaan Idul Fitri akan terasa berbeda di tengah wabah pandemi Covid-19. Pasalnya interaksi sosial dibatasi karena antisipasi berdampak terhadap jumlah kerumunan massa.

Hari raya Idul Fitri, perayaan Umat Islam Indonesia biasanya selalu dihiasi dengan tradisi-tradisi dalam penyambutan seperti Takbir Keliling yang menandakan akan menyambut hari kemenangan setelah 1 bulan penuh melewati Bulan Ramadhan.

Bacaan Lainnya

Akibat pandemi ini, Takbir Keliling di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur akan dilarang guna mencegah penyebaran pandemi di Kota yang dikenal dengan julukan Kota Keris.

Melalui, Kapolres Sumenep, AKBP. Darman mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawalan ketat untuk melarang adanya Takbir Keliling guna mengantisipasi penyebaran pandemi.

“Takbir keliling kali ini diganti ke Takbir virtual atau Takbir di Masjid atau di Mushalla masing-masing karena akan ada pengamanan dibeberapa titik pos, salah satunya di sebelah barat taman bunga,” Kata Darman. Rabu, (05/05/2021).

Dirinya menegaskan bukan maksud melarang Takbirnya namun Takbir Keliling yang dilakukan karena mengandung jumlah massa sehingga berpotensi penyebaran pandemi.

Dijelaskan, pelarangan tersebut bukan berarti melarang gelaran takbiran secara umum. Dirinya menganjurkan masyarakat untuk meramaikan masjid.

“Takbiran hanya boleh dilakukan di dalam masjid atau musholla demi menjaga Kota Keris ini yang sudah zona hijau, maka kalau ada yang tetap nakal kami akan tindak tegas,” pungkasnya.

Penulis: Hanafi
Editor: Taqwa
  • Whatsapp
loading...