UMSi, Kampus Pertama di Sinjai Yang Jalani Vaksinasi Covid-19

  • Whatsapp

SINJAI, Suara Jelata—Jajaran Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) mengikuti vaksinasi Covid-19 bertempat di Kampus UMSi, Jalan Teukur Umar Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Senin (07/6/21).

Kegiatan yang melibatkan tim vaksinator dari Puskesmas Balangnipa ini menyasar pimpinan, dosen dan staf/karyawan yang memberikan pelayanan administrasi .

Bacaan Lainnya

Wakil Rektor I UMSi Asriadi AR saat ditemui menyampaikan apresiasi kepada Pemkab melalui Dinas Kesehatan Sinjai yang merespon cepat permintaan vaksinasi oleh pihak UMSi.

“Terima kasih kepada Dinas Kesehatan dan Puskemas Balangnipa yang merespon cepat permintaan kami. Meskipun perkuliahan masih online, kita harap ini bagian dari ikhtiar dan merupakan salah satu syarat untuk melakukan pembelajaran tatap muka/luring,” jelasnya.

Asriadi yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 UMSi, menjelaskan bahwa dengan waktu yang tidak terlalu lama pihaknya akan melakukan simulasi pembelajaran tatap muka dengan tetap mengikuti anjuran dari pemerintah.

Terkait rencana pelaksanaan perkuliahan tatap muka, pihaknya masih menunggu instruksi dari pimpinan pusat melalui Majelis Dikti Litbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan himbauan dari Pemerintah Provinsi serta Pemkab Sinjai.

Sementara itu Kepala Puskesmas Balangnipa dr. Aliawati Albek menjelaskan bahwa jumlah sasaran vaksinasi untuk dosis pertama sebanyak 72 orang yang meliputi sasaran rektor, dekan, dosen, staf dan termasuk beberapa mahasiswa.

“Seperti biasanya, mereka harus melalui tahapan meja skrining dan ada beberapa di antaranya yang tidak lolos skrining karena faktor kesehatan tidak memungkinkan sehingga kita akan jadwalkan di lain waktu,” ujarnya.

Aliawati juga menyampaikan apresiasi kepada UMSi yang telah berinisiatif untuk melakukan vaksinasi sebab merupakan kampus pertama di Sinjai yang melaksanakan vaksinasi Covid-19.

“Ini inisiatif dari pihak kampus dan kami respon baik karena terus terang untuk pendidikan, mahasiswa belum kami cover (menjangkau) sehingga dengan adanya permintaan ini bisa jadi acuan bagi kampus lain untuk ikut vaksinasi,” kuncinya.

loading...