Tangisan Suruga, Mata Pencaharian Satu-Satunya di Pasar Sentral Sinjai Ludes Terbakar

SINJAI, Suara Jelata—Isak tangis pedagang di Pasar Sentral Sinjai yang kiosnya ludes terbakar tidak terbendung. Rabu, (2/2/2022).

Seperti yang dialami oleh Petta Suruga, wanita paruh baya ini menangis saat berada di depan kiosnya yang sudah jadi abu dan arang.

Pedagang barang pecah belah ini tidak dapat menahan tangisnya pasca kebakaran hebat yang melanda Pasar sentral Sinjai tempatnya sehari-hari mengais rejeki.

Seluruh barang jualannya habis terbakar, tidak ada yang diselamatkan.

Kerugian diatas 50 jutaan dikarenakan semua barang jualannya habis bersama uang yang dia simpan di kiosnya tersebut.

“Hanya inilah mata pencaharian saya satu-satunya, suami saya sudah meninggal dunia,” katanya terisak.

Pedagang yang merupakan Warga Jalan Yahya Mathan, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai awalnya tidak percaya jika ada kebakaran.

Dia ditanyakan sama keluarganya yang melihat dari media sosial bahwa ada kebakaran di lokasi tempatnya menjual.

“Pukul 5 subuh tadi (2/2) baru saya tahu kalau ada kebakaran itupun dari media sosial jika ada kebakaran di Pasar Sentral Sinjai, saya kemudian lari menuju kios,” bebernya.

Namun setelah sampai di kiosnya, sudah tidak ada lagi barang jualannya yang dapat diselamatkan.

Dia sangat berharap ada bantuan dari pemerintah untuk kembali dibangunkan kios yang merupakan mata pencahariannya selama ini.

Pasar Sentral Sinjai, tepatnya di area kios barang campuran dan pasar ikan, terbakar pada Rabu (2/2) sekira pukul 03.00 wita.

Ratusan kios hangus terbakar pada peristiwa ini. Area Pasar Sentral yang terbakar ini dekat dari pemukiman warga di Jalan Bung Tomo, Kecamatan Sinjai Utara.

https://www.instagram.com/tv/CZdSNNJFXV3/?utm_medium=copy_link

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari suarajelata.com.

Mari bergabung di Grup Telegram "suarajelata.com News Update", caranya klik link https://t.me/suarajelatacomupdate, kemudian join.