BALI, Suara Jelata— Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai melalui Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Nurjannah, mengikuti Bimtek Penyusunan Sistem Penjaminan Mutu yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pembinaan dan peningkatan mutu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dan dilaksanakan pada Selasa-Kamis, 14-16 Februari 2023 bertempat di B Hotel Bali, Kota Denpasar.
Sedikitnya ada 30 PTKI yang mengikuti kegiatan ini sebagai peserta. Salah satunya Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai yang baru saja berubah bentuk, sebelumnya bernama Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai.
“Kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat penting sebagai bahan untuk menyusun LKPT dan LED untuk kepentingan akreditasi UIAD kedepannya, semoga dengan adanya Bimtek ini, banyak hal yang bisa dibawa pulang untuk pengembangan Perguruan Tinggi,” kata Nurjannah, Kepala LPM UIAD.
Dalam acara pembukaan, kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Diktis, Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi sekaligus memberikan arahan kebijakan Sistem Penjaminan Mutu di Diktis.
Salah satu materi dalam kegiatan ini, juga adalah Implementasi Kebijakan Akreditasi 9 Kriteria menuju PTKIS Terkareditasi yang dibawakan oleh, Dr. Helmi Syaifuddin. Sekedar diketahui, UIAD Sinjai saat ini memiliki akreditasi baik.











