KOTA TERNATE MALUT, Suara Jelata – Proses seleksi terbuka jabatan direktur dan Dewan pengawas Perumda Ake Gaale Kota Ternate masuki tahap wawancara, Kamis (22/01/2026).
Proses wawancara tersebut berlangsung di lantai dua kantor Bapelitbangda Kota Ternate. Hadir pada kesempatan tersebut, Walikota Ternate Dr. M. Tauhid Soleman, M.Si, selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumda Ake Gaale Kota Ternate. Selain Walikota, hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate Dr. Rizal Marsaoly selaku Ketua Pansel. Selain itu turut hadir Sekretaris Pansel Tamrin Marsaoly yang juga Kepala Bapelitbangda Kota Ternate.
Diwawancarai awak suarajelata.com, Sekretaris Pansel, Tamrin Marsaoly, mengatakan, tahapan wawancara ini diikuti 5 orang calon jabatan direktur dan 3 calon Dewas.
“5 orang calon jabatan direktur tersebut adalah Muhammad Riswan Ilyas, Firman Sjah, Jasman Abubakar, Novianty Armain dan Halid Thalib. Sementara tiga calon Dewas adalah Anwar Hasjim, Lutfi Buamonabot dan Samin Marsaoly,” ujar Tamrin.
Menurut Tamrin, seleksi jabatan direktur dan Dewas telah selesai dilaksanakan sebelumnya oleh Pansel. Dikatakan, Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumda Ake Gaale yakni Walikota Ternate pada tahapan ini melakukan wawancara langsung dengan 5 calon direksi dan 3 Dewas.
“KPM memiliki otoritas penuh untuk menentukan siapa yang layak untuk menempati posisi strategis sebagai direktur di perusahaan plat merah Pemkot tersebut. Termasuk juga untuk posisi Dewas. Tentunya untuk hasil tersebut harus benar-benar objektif, selektif dan jauh dari intervensi kepentingan apa pun,” ujar Tamrin.
Pasca tahapan wawancara, Pansel selanjutnya akan mengajukan nama yang dinyatakan lolos ke Kemendagri. Tahapan ini dalam rangka melaporkan hasil seleksi ke Mendagri.
Berdasarkan Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Direktur dan Dewan Pengawas
serta Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Kepegawaian BUMD disebutkan bahwa Badan Usaha Milik Daerah BUMD yang memiliki jumlah pelanggan di bawah angka 50.000 (lima puluh ribu) maka struktur organisasinya hanya terdiri 1 Direktur dan satu Dewan Pengawas.
“Perumda Ake Gaale adalah perusahaan Umum Daerah yang memiliki jumlah pelanggan belum mencukupi angka 50.000. Olehnya itu, struktur organisasinya nanti hanya terdiri satu direktur dan satu Dewan Pengawas. Ini berbeda dengan struktur sebelumya yang masing-masing terdiri atas 3 orang,” ujarnya. (Ateng)











