Sinjai, Suara Jelata––Kabar duka datang dari Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Salah satu putra terbaik Bumi Panritta Kitta, KH Najamuddin Marzuki, wafat pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 17.55 WITA.
Almarhum merupakan putra dari tokoh agama besar Sulawesi Selatan, KH Ahmad Marzuki Hasan, pendiri sejumlah pesantren dan rumah tahfidz di berbagai kabupaten di Sulsel.
Semasa hidupnya, KH Najamuddin Marzuki dikenal luas sebagai pendiri Pesantren Darul Istiqamah Bongki, Kabupaten Sinjai.
Kabar wafatnya almarhum dengan cepat menyebar ke tengah masyarakat.
Warga dari berbagai kalangan berdatangan ke rumah duka yang berlokasi di Jalan Bulu Tanah, Kecamatan Sinjai Utara, untuk menyampaikan belasungkawa.
Tenda sederhana terpasang di depan rumah duka. Suasana haru dan duka mendalam begitu terasa, terpancar dari raut wajah keluarga besar serta masyarakat Sinjai yang hadir melayat.
Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat tampak hadir sembari memanjatkan doa bagi almarhum yang dikenal ramah, bersahaja, dan penuh keteladanan.
Di antara para pelayat, hadir Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman.
Kehadirannya berlangsung secara sederhana, tanpa mengenakan atribut kedinasan lengkap, sehingga tidak banyak disadari oleh warga.
Alumnus Akpol 2005 tersebut mengenakan jaket polos berwarna gelap dan peci hitam, menyatu bersama jamaah dan masyarakat.
Ia tampak duduk berdoa didampingi adik almarhum, Ustadz Fadhlullah Marzuki, serta menyampaikan langsung ucapan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kehadiran Kapolres Sinjai ini menjadi wujud penghormatan dan empati atas jasa serta peran besar almarhum dalam membina umat dan menjaga kerukunan masyarakat.
“Almarhum adalah sosok panutan dan penyejuk umat. Kami merasa sangat kehilangan. Kehadiran kami di sini merupakan bentuk duka cita sekaligus penghormatan,” ujar AKBP Jamal Fathur Rakhman.
Kehadiran orang nomor satu di Polres Sinjai tersebut mencerminkan sisi humanis Polri, yang tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kebersamaan, empati, dan kepedulian terhadap masyarakat.











