DAERAH

Persaudaraan Lintas Iman Magelang Komitmen Rawat Toleransi

×

Persaudaraan Lintas Iman Magelang Komitmen Rawat Toleransi

Sebarkan artikel ini
Persaudaraan Lintas Iman Magelang bagijan takjil kepada pengguna jalan di depan Pura Wira Buana Akmil Magelang, Minggu (01/03/2016). (foto: Narwan)

MAGELANG JATENG, Suara Jelata Persaudaraan Lintas Iman Magelang kembali meneguhkan komitmennya dalam merawat toleransi dan harmoni antarumat beragama. Kegiatan dilakukan melalui agenda rutin berbagi kasih pada hari-hari besar keagamaan.

Kali ini, kegiatan dilaksanakan bertepatan dengan tiga momentum sakral, yakni ibadah puasa Ramadan umat Islam dan perayaan menjelang Hari Raya Nyepi umat Hindu (Saka Bhoga Sevanam), dan Masa Pra Paskah Umat Kristiani, di kawasan Pura Wira Buwana, Akademi Militer (Akmil) Magelang, Minggu (01/03/2026) sore.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Kolaborasi lintas iman kali ini diwujudkan melalui pembagian paket takjil kepada masyarakat yang melintas lokasi kegiatan. Agenda rutin yang telah memasuki tahun ketiga ini diikuti oleh sekitar 75 peserta yang merepresentasikan enam agama dan penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yakni Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu, serta komunitas penghayat. Turut pula terlibat berbagai pegiat gerakan bina damai seperti Pager Piring, Svara Bhinneka, Yaqindo, serta individu-individu yang tergerak untuk berbagi.

Dalam tempo kurang dari satu jam, tidak kurang dari 275 paket takjil berhasil dibagikan dan disambut antusias oleh masyarakat. Suasana penuh kehangatan semakin terasa dengan keikutsertaan 18 Taruna Akademi TNI yang saat itu berada di Pura Wira Buwana. Para taruna dengan penuh semangat turut membantu membagikan takjil, menghadirkan pemandangan indah tentang persaudaraan dan kebersamaan lintas latar belakang.

Kegiatan berbagi takjil kali ini menjadi istimewa karena berlangsung dalam bulan yang mempertemukan beragam tradisi keagamaan dalam satu titik nilai yang sama, yakni semangat kasih dan kepedulian terhadap sesama. Umat Islam menjalani Ramadan sebagai momentum refleksi, pertobatan, dan rekonsiliasi sosial melalui tradisi berbagi.

Pada saat yang sama, umat Kristiani tengah memasuki masa Pra Paskah dengan praktik pantang, puasa, doa, dan derma. Umat Hindu melaksanakan Saka Bhoga Sevanam sebagai ungkapan kesadaran bahwa seluruh umat manusia adalah satu keluarga. Sementara itu, semangat berbagi juga masih terasa dari perayaan Tahun Baru Imlek yang dirayakan oleh warga etnis Tionghoa.

Koordinator Persaudaraan Lintas Iman Magelang, Agus Sobir, didampingi Sekretaris Gregorius Adik Wijaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan untuk meneguhkan nilai persaudaraan kemanusiaan.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, Persaudaraan Lintas Iman Magelang ingin terus mengangkat semangat kasih yang melintasi sekat-sekat identitas serta mempromosikan kerukunan sebagai ciri hidup bersama yang harus terus dirawat, Semoga kegiatan sederhana yang dirancang dalam semangat lungguh bareng, rembug bareng, mutusi bareng, dan nandangi bareng ini menjadi sumbangsih nyata bagi kehidupan bersama yang semakin membuahkan kebaikan. Salam Persaudaraan Kemanusiaan,” tegasnya.

Sekretaris Persaudaraan Lintas Iman Gregorius Adik Wijaya turut menambahkan, pada bulan Ramadan ini akan diadakan berbagi takjil sebanyak 3 kali, yaitu tanggal 1, tanggal 7 dan 14 Maret mendatang di tempat yang berbeda-beda. Yaitu di kawasan Akmil sore ini, kemudian di Alun-Alun Kota Magelang dan di Tuguran Kota Magelang.

“Semoga upaya kecil ini dapat memberi manfaat bagi terwujudnya toleransi yang semakin tinggi, kesadaran untuk tolong menolong dan kolaborasi tanpa sekat yang semakin baik. Sehingga Kota Magelang menjadi rumah yang nyaman, aman, dan kondusif bagi semua kalangan,” ujar Gregorius Adik Wijaya. (Nar)