HUKRIM

Teka-teki Hilangnya Alat Berat di Tambang Sinjai Sebelum Polisi Datang, Indikasi Kuat Ada Permainan ‎

×

Teka-teki Hilangnya Alat Berat di Tambang Sinjai Sebelum Polisi Datang, Indikasi Kuat Ada Permainan ‎

Sebarkan artikel ini
Aktivitas tambang yang diduga ilegal dilaporkan terjadi di Dusun Balle, Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai. Jumat, (27/2/2026)/Zirah

Sinjai, Suara Jelata—Menghilangnya alat berat yang digunakan oleh penambang untuk melakukan pengerukan material di lokasi tambang menimbulkan tanya tanya.

‎Tambang yang diduga ilegal ini berada di Dusun Balle, Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai.

‎Saat polisi dari satuan Tipidter Polres Sinjai turun melakukan peninjauan, alat berat tersebut sudah tidak ada di lokasi.

‎Padahal sehari sebelumnya masih ada melakukan aktivitas.

‎Ada dugaan kuat komunikasi dilakukan oleh oknum agar memindahkan alat berat tersebut sebelum Polisi turun ke lapangan.

‎Salah satu sumber media ini menyebutkan jika pemilik tambang sempat disuruh untuk memindahkan alat berat.

‎Dikarenakan Polisi akan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

‎”Infonya sudah ditelpon oleh oknum untuk memindahkan alat beratnya, jadi saat Polisi turun kan sudah tidak ditemukan, ” kata AH yang minta namanya diinisialkan.

‎Untuk mengungkap adanya aktifitas tambang ini kata dia terbilang cukup mudah bagi Polisi.

‎”Ada aktifitas dan pasti banyak informasi, jadi kalau Polisi mau mengetahui siapa punya alat berat dan siapa pemilik tambang itu cukup mudah, namun tergantung keseriusan, ” terangnya.

‎Info yang di kumpulkan media ini juga menyebut jika aktifitas tambang tersebut untuk keperluan proyek.

‎Hanya saja dimana proyek tersebut dia enggan menyebutkan.

‎Sebelumnya, Unit Tipiter Satreskrim Polres Sinjai turun langsung ke lokasi setelah menerima informasi adanya aktivitas tambang yang diduga ilegal di Dusun Balle, Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, Selasa (3/3/2026) kemarin.

‎Namun saat berada di lokasi, petugas tidak lagi menemukan alat berat yang diduga digunakan oleh para penambang untuk melakukan pengerukan material.

‎Kuat dugaan pemilik tambang telah lebih dulu mengetahui rencana kedatangan petugas sehingga alat berat tersebut dipindahkan dari lokasi tambang.

‎Meski demikian, petugas tetap menemukan adanya bekas aktivitas pertambangan di area tersebut.

‎Banit Tipidter Satreskrim Polres Sinjai, Bripka Muh. Risal AS, SH membenarkan adanya bekas aktivitas pertambangan saat dirinya bersama anggota Tipiter melakukan pengecekan langsung di lokasi.

‎“Ada bekas kerukan dari excavator. Sementara ini masih diselidiki siapa pemilik alat dan siapa yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut,” ujarnya.