BREBES JATENG, Suara Jelata – BAZNAS Kabupaten Brebes menyalurkan bantuan kursi roda kepada Sakam (64), warga kurang mampu di Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kamis (7/5/2026).
Penyerahan bantuan kursi roda tersebut hanya berselang tiga hari setelah permohonan diajukan melalui pengurus lingkungan setempat.
Langkah nyata ditunjukkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Brebes dalam merespons jeritan warga.
Sakam, pria berusia 64 tahun asal RT 7 RW 4 Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, kini tak lagi harus menghabiskan hari-harinya dengan terbatas.
Penyakit tulang yang menggerogoti tubuh rentanya membuat Sakam kehilangan kemampuan untuk beraktivitas secara mandiri.
Keajaiban kecil ini bermula dari inisiatif Wati, Ketua RT setempat, yang mengajukan permohonan bantuan pada Senin, 4 Mei 2026.
Kejutan datang saat tim BAZNAS langsung turun ke lokasi pada Kamis pagi membawa kursi roda baru.
Kecepatan pelayanan ini menjadi bukti birokrasi kemanusiaan yang efektif.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ahmad Munsip, M. Pd selaku Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, didampingi H. Nursidik, S.Pd, Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan.
Kehadiran mereka di kediaman Sakam disambut haru oleh keluarga dan tetangga sekitar.
“Ini bagian dari salah satu tugas BAZNAS adalah mengumpulkan zakat infaq dan sedekah dari masyarakat, lalu mendistribusikan berupa bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan termasuk memberi bantuan kursi roda,” ujar Ahmad Munsip usai penyerahan.
Ia menekankan bahwa BAZNAS Brebes berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan program pemerintah daerah guna menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Wati, sang Ketua RT, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengaku tidak menyangka proses administrasi bisa berjalan secepat itu.
Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi keluarga Sakam yang memang hidup dalam keterbatasan ekonomi.
“Mewakili pihak keluarga Sakam saya mengucapkan terima kasih, baru kemarin kami mengajukan kini bantuan kursi sudah datang,” ungkap Wati.
Kini, di usia senjanya, Sakam memiliki kesempatan untuk menghirup udara segar di luar rumah dengan bantuan kursi roda barunya. (Olam).











