KOTA TERNATE, Suara Jelata— Dalam rangka proses penguatan dan pendampingan untuk guru organisasi penggerak, Yayasan Kepulauan Sukses Mandiri Kota Ternate melaksanakan kegiatan Pendampingan Implementasi Program Organisasi Penggerak (POP). Kegiatan yang berlangsung pada 28 Januari 2023 yang dipusatkan di SD Negeri 8 Kota Ternate.
Selain SD Negeri 8 sebagai salah satu satuan pendidikan dasar yang mewakilkan para guru dan kepala sekolah guna mengikuti kegiatan tersebut, satuan pendidikan dasar lainnya adalah, SDN 4 dan SDN 10 Kota Ternate.
Tiga satuan pendidikan dasar tersebut mewakilkan empat orang guru organisasi penggerak ditambah masing-masing Kepseknya. Perwakilan guru dan kepsek tersebut adalah peserta kegiatan pendampingan.
Pada kegiatan tersebut, sejumlah narasumber berkompeten berasal dari kalangan akademisi Universitas Khairun Ternate tampil sebagai pemateri. Mereka diantaranya, DR. Samsul Somadayo, Dosen FKIP Prodi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. Selain DR Samsul, pemateri lainnya adalah DR. Ali Ajam, DR. Jusan Jusuf dan DR. Ilham Madjid dari Prodi Pendidikan Biologi.
Materi pendampingan yang diberikan meliputi penguatan, pendampingan dan simulasi pembelajaran kreatif di sekolah.
Disambangi awak media pada Kamis, (9/2/2023), Kepala SDN 8 Kota Ternate, Farida Tamima, S.Pd mengungkapkan, kegiatan pendampingan implementasi POP pada dasarnya memberikan kontribusi penting dalam mengatrol kompetensi guru organisasi penggerak di sekolah.
“Sejalan dengan tuntutan percepatan implementasi Kurikulum merdeka (KM), setiap guru disyaratkan wajib memiliki kemampuan akademik, memiliki kompetensi IT, kreatif dan inovatif, serta mampu memecahkan setiap persoalan pembelajaran” tuturnya.
Ia juga menambahkan, setiap guru dituntut selain mengembangkan kompetensi pedagogis secara personal, guru juga harus terlibat dalam setiap kegiatan kolektif seperti kegiatan semacam ini.
Farida berharap, pasca dilaksanakannya kegiatan tersebut ada input positif bagi guru. Dengan begitu, menurutnya proses pembelajaran akan semakin baik dan berimplikasi pada capaian mutu pendidikan sesuai dengan yang dicita-citakan.











