MALUKU UTARA, Suara Jelata – Pemerintah pusat terus berkomitmen untuk memantau serta memperoleh hasil faktual terkait penurunan tingkat pengangguran melalui kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut).
Terkait hal tersebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan verifikasi dan validasi faktual lapangan terkait kinerja Pemprov Malut dalam kebijakan menurunkan tingkat pengangguran di daerah itu, Kamis (09/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Sofifi tersebut adalah bagian dari penilaian kinerja gubernur dan wakil gubernur dalam menekan angka pengangguran.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara, Samsudin A. Kadir saat diwawancarai sejumlah awak media mengatakan, sepekan sebelumnya, gubernur Malut telah melakukan pemaparan data terkait hasil kebijakan, penganggaran maupun kolaborasi lintas sektor.
“Data-data yang tersebut selanjutnya kita kirim ke Kemendagri. Selanjutnya, pihak Kemendagri mengirimkan tim untuk melakukan validasi dan verifikasi secara faktual,” ujar Samsudin dalam video unggahan terkait wawancara dengan sejumlah awak media.
Menurutnya, verifikasi ini untuk mengetahui benar tidak data tersebut bila dikaji secara faktual.
Dikutip dari rri.co.id/ternate, Pemerintah Provinsi menurut Samsudin terus melakukan berbagai langkah strategis untuk menekan angka pengangguran. Di antaranya melalui Program Pelatihan Tenaga Kerja, Pelaksanaan job fair hingga penguatan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Ketua Tim Verifikasi Kemendagri, Tomy Veryanto Bawulang mengatakan, timnya bekerja secara profesional, khususnya dalam melihat bagaimana konstruksi kebijakan Pemprov dari hulu hingga hilir.
“Kami tidak melihat secara parsial angka pengangguran pada suatu titik tertentu. Intinya, kami melihat dan memantau secara universal seberapa komprehensif terobosan dan strategi kebijakan yang dilakukan Pemprov Malut dalam menurunkan tingkat pengangguran,” ujarnya.
Ia juga mengakui, setelah melakukan verifikasi lapangan sejauh ini penurunan tingkat pengangguran menunjukkan tren memuaskan. Ia bahkan mengatakan akan kembali mengecek sentra-sentra ekonomi sebagai titik pertumbuhan lapangan pekerjaan.
Diketahui, pada hari pertama kegiatan verifikasi, Kamis (09/04/2026), Tim Kemendagri meninjau pelaksanaan pelatihan vokasi operator ekskavator di BPVP Sofifi. Selanjutnya pada hari kedua, Jumat (10/04/2026), Tim Kemendagri selanjutnya melakukan kunjungan ke cold storage perikanan Dufa-Dufa, Kota Ternate dan UMKM Pakesang. Kunjungan ini untuk melihat kondisi faktual tenaga kerja sektor perikanan dan kewirausahaan melalui UMKM. (Ateng)











