Sinjai, Suarajelata-–Kapolres Sinjai, AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.I.K., M.H., mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat terkait maraknya praktik judi online yang kian meresahkan.
Orang nomor saru di Polres Sinjia ini menegaskan bahwa judi online bukan sekadar hiburan, melainkan jebakan yang berpotensi merusak kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Menurut Kapolres, banyak masyarakat yang awalnya mencoba peruntungan secara iseng, namun berujung pada kecanduan hingga kehilangan kendali finansial.
“Judi online adalah jebakan kerugian. Sekali terjerat, dampaknya bisa sangat luas, mulai dari masalah ekonomi hingga konflik keluarga,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keamanan finansial dan ketenangan hidup jauh lebih berharga dibandingkan keuntungan sesaat yang ditawarkan oleh platform judi.
“Uang aman, hidup tenang tanpa judi. Ini harus menjadi prinsip kita bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolres Sinjai mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran diri dan menjauhi segala bentuk aktivitas perjudian.
Ia menekankan pentingnya pengendalian diri serta fokus pada masa depan yang lebih produktif.
“Fokuslah pada masa depan, bukan pada taruhan. Hindari kecanduan yang hanya akan merusak kehidupan,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk waspada terhadap berbagai modus penipuan yang kerap berkedok permainan daring.
Banyak kasus menunjukkan bahwa platform judi online sering kali digunakan sebagai sarana penipuan yang merugikan pengguna.
Polres Sinjai berharap peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam memerangi judi online.
Edukasi dan kepedulian bersama dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Mari bersama kita tolak judi online demi masa depan yang lebih baik,” kuncinya.
Fokus Masa Depan, Kapolres Sinjai Ajak Masyarakat Jauhi Judi Online











