SINJAI, Suara Jelata— Objek Wisata sungai bebatuan Bijje saat ini tampak telah mendapat perhatian khusus oleh pemerintah sebagai wisata alam yang terletak di Dusun Topangka, Desa Bulu Kamase, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai. Minggu, (2/2/2020).
Saat Suara Jelata berkunjung ke tempat wisata yang berjarak kurang lebih 14 kilo meter dari pusat kota Kabupaten Sinjai, tampak jalanan beton dan tangga kecil sudah bisa digunakan untuk sampai ke sungai bebatuan Bijje.
Dengan menggunakan Dana Desa (DDS) tahun anggaran 2019, tempat wisata ini diharap dapat menjadi wisata andalan di Desa Bulu Kamase.
Hal itu disampaikan oleh Fuad sebagai pemuda Bulu Kamase saat ditemui jurnalis Suara Jelata setelah dirinya bersama mahasiswa dan masyarakat lakukan gotong royong di sekitaran Dusun Topangka.
“Semoga kedepannya, makin banyak yang mengenal tempat ini dan berkunjung, sehingga kesejahteraan masyarakat di sekitar tempat ini dapat berkembang dan dapat membantu pendapatan daerah kedepannya,” harapnya.
Ia melanjutkan, bukan hanya di Wisata Alam Bijje ini saja yang nantinya bisa dikembangkan oleh pemerintah, namun banyak wisata lain yang bisa disentuh oleh pemerintah maupun swasta untuk bisa dikembangkan di Kabupaten Sinjai.
Menurut warga setempat, sebelum pengadaan jalan beton dan tangga kecil, sudah sering pengunjung lokal yang datang di wisata alam Bijje yang memiliki ciri khas tersendiri dengan pohon yang rindang.
Selain itu, sungai dan bebatuan kecil dan besar, juga tiga air terjun kecil yang jernih juga menjadi objek yang memanjakan pengunjung.
Pantauan media, tempat wisata ini sudah dilengkapi dengan spanduk lokasi wisata yang dipasang dipintu masuk serta gazebo dengan nuansa alam yang cocok ditempati istirahat, kumpul dan diskusi dengan tema alam.
Saat ditemui, Kepala Desa Bulu Kamase, Umar S.Sos dirumahnya, dia menuturkan jika wisata tersebut merupakan salah satu andalan untuk penilaian lomba desa nantinya.
“Objek wisata sungai Bijje salah andalan untuk penilaian tanggal 11 nanti, kesiapan kami sudah mencapai 80-90 persen,” singkatnya.
Laporan: Fatahillah











