SINJAI, Suara Jelata– Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forum Pondok Pesantren (Ponpes) se-Sulawesi Selatan, Fadhullah Marzuki menyayangkan aksi teror kampus putri Ponpes Syiar Kabupaten Sinjai, Rabu (25/8/2021).
Dalam peristiwa itu, pada Senin (23/8/2021) dinihari lalu, terjadi aksi percobaan pembakaran gedung putri Ponpes Syiar Islam di Sinjai Timur.
Dalam peristiwa tersebut, kain gorden pesantren hangus terbakar dan beberapa pakaian milik santri putri di jemuran ikut dibakar oleh oknum.
Peristiwa ini tidak berlanjut, sebab santri-santri bersama pembinanya sedang melaksanakan salat tengah malam.
Di tengah-tengah salat, seorang santri melihat ada asap dari gedung kampus putri.
Saat melihat peristiwa itu, para santri memberitahukan pembina mereka yang ada di pondok itu.
Pembina bersama santri-santrinya memadamkan api tersebut, sehingga tidak jadi membakar secara keseluruhan kampus putri itu.
“Atas peristiwa itu, kami Forum Ponpes Sulsel mengecam aksi itu. Dan meminta kepolisian untuk menangkap pelaku dan mempertanggungjawabkan aksinya,” kata Fadhullah Marzuki.
Senada dengan itu, Pembina Ponpes Syiar Islam, Ustad Jalil, juga meminta aparat keamanan khususnya kepolisian di Sinjai agar memberikan rasa aman kepada masyarakat Ponpes di Kabupaten Sinjai dan berharap kepada pelaku untuk segera bertaubat dan diberi hidayah.
Di Kabupaten Sinjai saat ini memiliki 19 Ponpes. Ponpes ini tersebar di delapan kecamatan.
Atas peristiwa ini aparat kepolisian di Polsek Sinjai Timur sedang menyelidikinya.
“Kasus itu sudah masuk laporannya di kami dan sementara kasus ini tahap penyelidikan,” kata Kapolsek Sinjai Timur, Iptu Wardana saat dihubungi wartawan.












