Umurnya 100 Tahun, Nenek Tua Miskin di Sinjai Borong Hidup Miris

  • Whatsapp
Foto: Tim SJ

SINJAI, Suara Jelata — Salah seorang nenek tua yang hidup miskin bersama anaknya di Dusun Bungae, Desa Biji Nangka, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Kamis, (17/1/2019).

Namanya Muma’ dengan umur kurang lebih 100 tahun dengan menyandang status sebagai janda tua.

Berita Lainnya

Ditambah kondisi fisik Nenek Muma’ yang kian lemah, bungkuk tak bisa berjalan membuatnya terbatas untuk bekerja.

Ia hidup bersama anak perempuannya, Mahe’, yang juga berstatus janda dengan umur kurang lebih 40 tahun.

Nenek Muma’ tinggal di pesisir kebun peninggalan suaminya, dengan rumah rewok tak terawat sebab ekonomi tak memadai untuk menjanjikan rumah yang indah.

Selain rumah yang sudah reot, fasilitas seperti WC apalagi listrik untuk penerangan pun tidak dimilikinya, menambah kondisi keluarga semakin miris.

Nenek Muma’ mengaku bahwa beberapa bulan terakhir dirinya tak lagi menerima sembako dari pemerintah, membuatnya semakin murung.

“(Diolo fura mua mattarima sembako, na kukkuro dena’ na, ku doi dena kuissengi ha pa dena metto na engka) dulu saya pernah terima sembako, tapi sekarang tidak lagi, kalau uang memang saya tidak tahu karena memang tidak pernah” Katanya dalam dialek Bugis Sinjai.

Mahe pun membenarkan bahwa memang Nenek Muma’ tidak lagi menerima bantuan sembako.

“Sudah 3 kali orang terima, tapi Nenek Muma’ tidak lagi menerima,” terangnya.

Olehnya itu, Nenek Muma’ berharap semoga bisa kembali dapat bantuan dari pemerintah.

“(Kalau hedding runtu paimeng, ya syukkuru ladde’ ni te e) kalau bisa dapat kembali beras, iya bersyukur sekali,” kuncinya.

Mg Alam/Mg Sam/Burhan SJ

loading...
  • Whatsapp