MAKASSAR, Suara Jelata—Terkait kinerja Wakil Dekan (WD) III (tiga) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar diduga gelapkan dana ta’ruf Fakultas Agama Islam (FAI) dan baju kaos. Rabu, (18/9/2019).
Ketua BEM FAI Unismuh Makassar, Mustakim menegaskan kepada Rektornya untuk mengevaluasi kinerja Wakil Dekan (WD) 3 FAI.
“Kami meminta agar pimpinan kampus Unismuh mengevaluasi kinerja WD III dan memberhentikannya ketika terbukti melakukan penggelapan dana ta’ruf fakultas dan dana baju kaos yang sampai puluhan juta serta menyelesaikan persoalan baju kaos Maba yang sudah mandek selama 3 tahun,” tegas Mustakim dalam sebuah seminar Internasional di Fakultasnya.
Sementara itu, Mustakim mengajak semua Lembaga Kemahasiswaan (LK) untuk mengawal kinerja birokrasi kampus mereka.
“Sebagai LK, kami ingin menyampaikan kejanggalan yang terjadi di FAI yang sudah carut–marut selama beberapa tahun terakhir,” pungkasnya.
Lanjut Takim sapaannya, keanenahan lainnya adalah uang Masta Maba tidak lagi dikelola oleh Lembaga Kemahasiswaan fakultas namun di kelola oleh pihak kampus.
“Proyek ta’ruf fakultas kemudian di kelolah oleh pimpinan, tidak seperti priode sebelumnya dikelola oleh Lembaga Kemahasiswaan fakultas,” ungkapnya.
Mustakim juga mengecam akan memboikot perkuliahan jika apa yang dia sampaikan tidak diindahkan oleh Rektor Unismuh Makassar.
“Ketika apa yang menjadi harapan kami ini tidak direalisasikan maka kami akan memboikot perkuliahan di FAI dan melakukan aksi besar-besaran meminta WD III FAI dicopot!,” kucinya.
Laporan: Chaerul Andi Sakri (Koresponden S J)










