Close Iklan
Opini

GAMES (Generasi Anak Muda EnterpreneurShip)

×

GAMES (Generasi Anak Muda EnterpreneurShip)

Sebarkan artikel ini

OPINI, Suara Jelata— Indonesia merupakan negara yang mempunyai kekayaan sumberdaya alam yang sangat melimpah, terhampar dari Sabang sampai Merauke. Dengan alasan ini lah Indonesia menjadi sorotan dunia internasional.

Berangkat dari hal itu Indonesia harus mawas diri karena dapat menjadi ancaman. Potensi yang dimiliki Indonesia sudah tersedia, selanjutnya Indonesia butuh generasi emas yang dalam dirinya tertanam jiwa enterpreneurship. Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan yang mampu berpikir kreatif adalah hal yang sangat diperlukan oleh negara yang kaya akan sumber daya alam seperti Indonesia, karena dengan hal tersebut akan membuat sumberdaya alam indonesia mempunyai nilai lebih untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat kedepannya.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Data Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa tahun 2013/2014 jumlah pengusaha di Indonesia adalah 1,67% dari jumlah populasi dan pada tahun 2017 mengalami kenaikan menjadi 3,1% dari jumlah populasi, jika dikaitkan dengan teori David McCleland yang menyebutkan bahwa “Jika suatu negara ingin makmur minimal harus mempunyai pengusaha sebesar 2% dari jumlah populasi”, angka persentase pengusaha di Indonesia sudah melampaui teori tersebut tetapi Indonesia belum terlihat makmur. Jika dibandingkan dengan negara lain jumlah pengusaha di Indonesia masih jauh, malaysia 5%, singapura 7%, China 10%, negara negara tersebut jika dilihat dari segi sumber daya alamnya masih kalah dengan indonesia.

Apakah Indonesia tidak ingin berdaulat lewat anak muda yang berwirausaha dengan modal dari sumber daya alamnya yg melimpah?

Gerakan Anak Muda EnterpreneurShip ini mengupayakan lahirnya generasi yang berjiwa wirausaha, generasi yang memandang segala sesuatu dapat dijadikan ladang bisnis dan peluang inovasi. Gerakan ini jika dilihat sejalan dengan misi presiden Jokowi untuk memajukan Indonesia ditahun 2045. Program pertama dari presiden Jokowi adalah pembangunan industri pengolahan dan program yang kedua adalah fokus pada industri jasa.

Melihat potensi sumberdaya alam yang dimiliki Indonesia saat ini maka program yang pertama dari presiden Jokowi harus direalisasikan dan dapat menjadi pemacu GAMES untuk lebih melahirkan generasi emas Indonesia yang kreatif dalam melahirkan usaha baru, tidak kalah menariknya program kedua dari presiden sangat sesuai dengan keadaan jaman sekarang yaitu jaman milenial yang dimana pemuda di zaman ini sangat sensitif dengan kata pariwisata.

Jasa pariwisata yang memungkinkan pemuda jaman sekarang ambil urun didalamnya yaitu seperti jasa dalam bidang penerjemah bahasa, melihat dari ketertarikan pemuda jaman sekarang pada bahasa internasional cukup tinggi.
Penerapan GAMES pada jaman milenial juga akan lebih efektif untuk membangun indonesia emas pada kemandirian secara ekonomi, generasi milenial sangat identik dengan yang namanya teknologi.

Oleh karena itu melalui GAMES kita semua dapat memunculkan satu paradigma baru, yaitu paradigma terhadap profesi sebagai petani yang cenderung berhadapan dengan sawah, panas, cangkul dan melelahkan menjadi profesi yang dipandang elegan dan sangat menantang untuk generasi emas kedepannya. Pandangan terhadap profesi petani yang seperti demikian lahir dari generasi yang kurang memiliki jiwa enterpreneurship, karena jika generasi emas indonesia memiliki jiwa wirausaha tentu mereka dizaman yang serba modern ini dapat dengan mudah mengkonversi pertanian tradisional menjadi pertanian modern yang tidak memerlukan banyak tenaga juga meningjatnya nilai tambah terhadap komoditas pertanian.

Beberapa Pemuda beprofesi sebagai pengusaha di bidang pertanian berbasis teknologi seperti Andreas sanjaya pendiri IGrow, Beliau melihat potensi yang dimiliki pemuda indonesia untuk menjadi seorang pengusaha juga sebagai motor penggerak pemanfaatan dan pengolahan sumberdaya alam indonesia yang luas agar lebih efektif.

Pada saat acara Munas FOSSEI ke 25 di Institut Pertanian Bogor beliau mengatakan “Belanda bisa membumikan kelapa sawit di Indonesia dan kita pemuda Indonesia bisa menggeser kelapa sawit dan membumikan Indonesia dengan Zaitun”. Melihat dari penuturan tersebut Andreas sanjaya ingin memacu semangat generasi muda di bidang pertanian, karena pemuda Indonesia dapat berinovasi seperti menggeser minyak kelapa sawit dengan minyak Zaitun.

GAMES dapat memberikan kontribusi terbesar dalam membangun Indonesia Emas karena jiwa wirausaha sangat diperlukan dizaman yang serba modern dan maju saat itu, Gerakan ini pada waktunya dapat membawa Indonesia lebih maju karena dapat mendukung peningkatan jumlah persentase pengusahanya menjadi lebih dari 3,1% dan optimisnya adalah diatas 5%. Yang diharapkan selanjutnya yaitu Indonesia bisa disejajarkan dengan negara negara lain yang mengalami kemajuan lebih dulu dalam bidang Ekonomi maupun bidang lain. Semangat Indonesia.

Oleh: Rahmat Zuhair (mahasiswa asal Asrama Rumah Kepemimpinan Regional 5 Bogor, Dramaga, Bogor Jabar)