SINJAI, SuaraJelata—Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sinjai pada Senin (24/11/2025) sekitar pukul 12.10 Wita.
Meski berlangsung hanya sekitar 15 menit, cuaca ekstrem ini meninggalkan dampak cukup luas, mulai dari puluhan pohon tumbang hingga kerusakan pada rumah dan fasilitas umum.
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Sinjai, tercatat sebanyak 23 pohon tumbang di Kecamatan Sinjai Utara, Sinjai Selatan, dan Sinjai Timur.
Lima rumah warga dilaporkan tertimpa pohon, sementara 11 rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terpaan angin kencang.
Dua unit sepeda motor turut rusak setelah tertimpa pohon. Atap Auditorium Andi Asikin, garasi armada Damkar, serta showroom Yamaha di Kelurahan Biringere juga mengalami kerusakan berat.
Sinjai Utara menjadi wilayah terdampak paling parah. Pohon tumbang ditemukan di Kelurahan Biringere, Balangnipa, Bongki, dan Lappa.
Beberapa rumah dan fasilitas publik mengalami kerusakan signifikan.
Di Sinjai Selatan, pohon tumbang menutup sebagian badan jalan poros Sinjai–Bulukumba di Desa Salohe.
Sementara di Sinjai Timur, satu unit rumah di Desa Saukang mengalami kerusakan pada atap.
Akibat peristiwa ini, aliran listrik dan jaringan telekomunikasi sempat terputus di beberapa titik. Hingga saat ini tidak ditemukan korban jiwa.
Analisis Kebencanaan BPBD Kabupaten Sinjai, Andi Octave Amier, menjelaskan bahwa kejadian ini merupakan dampak dari cuaca ekstrem yang berpotensi meningkat dalam beberapa hari ke depan.
“Kondisi yang terjadi hari ini merupakan bagian dari fenomena cuaca ekstrem yang sedang berlangsung. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada karena potensi hujan deras dan angin kencang masih bisa terjadi. BPBD terus memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa BPBD telah menurunkan tim untuk melakukan pembersihan pohon tumbang, membuka akses jalan, serta melakukan assessment kerusakan di seluruh titik terdampak.
“Sebagian akses jalan sudah terbuka kembali. Saat ini kami fokus pada pemulihan awal, termasuk perbaikan jaringan listrik, telekomunikasi, serta penyaluran bantuan untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan,” tambahnya.
BPBD Kabupaten Sinjai memastikan bahwa penanganan darurat terus dilakukan bersama TNI, Polri, PLN, dan OPD terkait. Posko Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi juga tetap beroperasi memantau kondisi cuaca dan laporan masyarakat.
Pemerintah daerah mengimbau warga agar tetap mengikuti informasi resmi dan menghindari aktivitas di bawah pepohonan besar atau dekat bangunan yang rawan terdampak angin kencang selama cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.











