Internasional

Lantunan Doa dan Haru Jemaah Brebes Pecah di Keheningan Madinah

×

Lantunan Doa dan Haru Jemaah Brebes Pecah di Keheningan Madinah

Sebarkan artikel ini
Pimpinan Ponpes Al Hikmah 1 KH Labib Sodiq Suhaemi (tengah) memimpin doa bersama jemaah Haji Brebes. (Dok: Istimewa).

MADINAH, Suara Jelata Ratusan jemaah haji asal Kabupaten Brebes dari kloter SOC dan SOC8 embarkasi Solo resmi mendarat di Madinah, Sabtu (25/4/2026) dini hari.

Rombongan langsung memadati Masjid Nabawi  untuk beribadah dan berziarah.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Suasana haru menyelimuti pelataran Masjid Nabawi saat rombongan jemaah haji asal Kabupaten Brebes menginjakkan kaki di tanah suci Madinah.

Setelah mendarat secara bertahap sejak Jumat sore hingga malam, para tamu Allah ini tak membuang waktu.

Tepat pukul 03.00 waktu setempat, gelombang jemaah mulai mengalir keluar dari hotel menuju kemegahan kubah hijau Masjid Nabawi.

Petugas Haji Daerah (PHD) Brebes, Azmi Asmuni Majid didampingi Supardi melaporkan bahwa semangat jemaah sangat tinggi meski baru saja menempuh perjalanan panjang.

Ribuan orang dari berbagai penjuru dunia sudah berkumpul di sana.

Jemaah Brebes segera mengambil saf untuk menunaikan salat Tahajud dan Witir, sembari menanti azan Subuh berkumandang di jantung kota Madinah.

Di tengah kerumunan itu, tampak kebersamaan yang erat antara tokoh masyarakat dan pejabat daerah.

Azmi melaporkan dirinya membersamai Pimpinan Ponpes Al Hikmah 1 sekaligus pimpinan KBIH Al Hikmah, KH Labib Sodiq Suhaemi.

Tak ketinggalan, beberapa pejabat teras Brebes seperti Kepala Dinbudpar Fajar Adi Widiarso, Kepala DPSDATR Zuhdan Fanani, hingga Ketua KONI Abdul Aris Asaad juga larut dalam kekhusyukan yang sama.

Agenda berlanjut dengan ziarah ke makam Rasulullah SAW dan kompleks pemakaman Baqi.

Di bawah langit Madinah yang mulai terang, jemaah menyempatkan diri melintas di area Kubah Hijau dengan saksama.

Kedekatan antarjemaah dari kloter SOC7  terlihat sangat cair, terutama saat para tokoh daerah ini saling berkoordinasi untuk memastikan kenyamanan rombongan.

Usai rangkaian ibadah fisik dan batin tersebut, rombongan kembali ke hotel sekitar pukul 07.20 untuk sarapan.

Koordinasi intensif terus dilakukan antara petugas, Ketua Kloter, Karom, dan Karu guna memantau kondisi kesehatan jemaah sebelum melanjutkan agenda ibadah berikutnya selama di Madinah. (Olam).