Sinjai, Suara Jelata – Atmosfer kompetisi olahraga antar-pelajar di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) mencapai puncaknya. Turnamen futsal bergengsi, MANSA Futsal Cup III, secara resmi dibuka, Senin(4/5/2026) malam.
Bertempat di Lapangan Indoor H. Sabirin Yahya, Jalan Stadion, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, seremoni pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri oleh atlet muda, pendukung, serta tokoh masyarakat.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Sinjai (Asisten III), yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Sinjai. Kehadiran perwakilan pemerintah daerah ini menjadi bentuk apresiasi nyata terhadap konsistensi MAN 1 Sinjai (MANSA) dalam membina bakat olahraga generasi muda.
Dalam sambutannya, Asisten III Setdakab Sinjai, Andi Ariany Djalil, menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung penuh inisiatif madrasah dalam menyelenggarakan ajang berskala regional seperti ini.
“Pemerintah Kabupaten Sinjai mengapresiasi setinggi-tingginya pelaksanaan MANSA Futsal Cup III. Ini bukan sekadar turnamen, melainkan wadah strategis untuk menjaring bibit atlet futsal potensial, tidak hanya untuk Sinjai, tapi untuk wilayah Sulselbar secara luas,” ujarnya di hadapan para peserta.
Beliau juga menekankan pentingnya sportivitas selama kompetisi berlangsung. “Kemenangan adalah bonus, namun integritas dan persaudaraan antar-pelajar adalah yang utama. Jadikan lapangan ini sebagai tempat pembuktian kemampuan terbaik kalian,” tambahnya.
MANSA Futsal Cup III tahun ini mencatat antusiasme yang luar biasa. Sebagai ajang tahunan yang terus berkembang, turnamen ini diikuti oleh tim-tim terbaik dari berbagai sekolah di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Lokasi pertandingan di Lapangan Indoor H. Sabirin Yahya yang representatif pun menambah kemegahan kompetisi tahun ini.
Ketua Panitia, Muh. Yasin Maulana, menyatakan bahwa turnamen ini dirancang untuk memberikan pengalaman bertanding profesional bagi para pelajar. Ada pun peserta pada turnamen ini sebanyak 35 Tim dari 3 kategori SD, SMP, dan SMA. Dengan standar kompetisi yang ketat, diharapkan akan lahir talenta-talenta baru yang nantinya mampu berkancah di tingkat nasional.











