SINJAI, Suara Jelata—Seorang nelayan asal Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, dilaporkan hilang saat melakukan perjalanan laut menuju Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Korban diketahui bernama Rustam (53), warga Pulau Kodingareng, Desa Padaelo, Kecamatan Pulau Sembilan.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai, korban berangkat menggunakan perahu mancing pada Minggu, 10 Mei 2026 sekitar pukul 16.00 WITA.
Keluarga korban masih sempat berkomunikasi dengan Rustam pada Senin pagi.
Dalam komunikasi tersebut, posisi terakhir korban diketahui berada di Perairan Bajoe, Teluk Bone, Kabupaten Bone.
Namun, sejak Senin siang, korban tidak lagi dapat dihubungi.
Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat terkait setelah khawatir korban mengalami musibah di tengah laut.
Analis Kebencanaan BPBD Kabupaten Sinjai, Andi Octave, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pos Basarnas Kabupaten Bone guna melakukan upaya pencarian terhadap korban.
“BPBD Kabupaten Sinjai terus melakukan koordinasi dengan Basarnas dan unsur terkait untuk mendukung proses pencarian korban yang hingga saat ini belum ditemukan,” kata Andi Octave.
Ia juga mengimbau para nelayan dan pengguna jalur laut yang melintas di sekitar Perairan Bajoe agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun perahu yang digunakan korban.
“Partisipasi masyarakat pesisir dan nelayan sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pencarian,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung dan kondisi korban belum diketahui.
Nelayan Asal Pulau Sembilan Sinjai Dilaporkan Hilang di Perairan Bajoe Teluk Bone










