NasionalNews

Mantan Pengurus Cabang HMI Dukung Investasi Tambang Emas di Sinjai

×

Mantan Pengurus Cabang HMI Dukung Investasi Tambang Emas di Sinjai

Sebarkan artikel ini

SINJAI, Suara Jelata-–Dukungan terhadap rencana investasi pertambangan di Kabupaten Sinjai terus berdatangan.

Kali ini datang dari Saiful, mantan Kepala Bidang Lingkungan Hidup Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sinjai.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Meski sebelumnya dikenal sebagai aktivis lingkungan, Saiful menyatakan dukungannya terhadap rencana aktivitas pertambangan dengan sejumlah catatan penting yang memperhatikan keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Menurut Saiful, potensi tambang di Kabupaten Sinjai seharusnya dapat dimanfaatkan secara bijak sebagai salah satu solusi peningkatan ekonomi daerah.

“Kita tidak bisa terus-menerus melihat tambang sebagai musuh. Kalau dikelola dengan regulasi yang kuat, transparan, dan melibatkan masyarakat, tambang bisa membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan daerah, dan mengurangi angka pengangguran,” ujarnya.

Pernyataan ini menjadi sorotan, mengingat sebelumnya sempat muncul kekhawatiran dari sejumlah pihak mengenai dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas tambang di wilayah tersebut.

Namun, Saiful menilai bahwa kekhawatiran tersebut harus dibarengi dengan solusi dan pengawasan ketat, bukan penolakan total.

“Benar bahwa isu lingkungan itu penting, dan saya tetap menjunjung tinggi nilai-nilai itu. Namun kita juga harus realistis, bahwa selama ini banyak daerah berkembang karena mampu memanfaatkan sumber daya alamnya dengan tepat,” tegasnya.

Saiful juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dan pemuda dalam proses perencanaan dan pengawasan tambang.

“Pemerintah daerah harus memastikan bahwa perusahaan tambang memiliki komitmen terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan. Ini bisa diatur dalam AMDAL yang ketat dan perjanjian kerja sama yang berpihak kepada masyarakat,” tambahnya.

Ia juga berharap kehadiran tambang nantinya tidak hanya menguntungkan investor semata, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat lokal, termasuk sektor UMKM dan infrastruktur desa.

Dengan pernyataan ini, Saiful berharap ada diskusi terbuka yang sehat di tengah masyarakat.

“Kita jangan terjebak pada dikotomi hitam-putih. Yang penting adalah bagaimana tambang hadir sebagai solusi, bukan sumber masalah,” pungkasnya.

Rencana tambang di Sinjai memang menuai pro dan kontra. Namun dukungan dari tokoh-tokoh pemuda seperti Saiful menjadi sinyal bahwa ada ruang dialog yang luas untuk mencari jalan tengah yang mengedepankan kepentingan masyarakat tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan.