DPRD SINJAI

Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman: Hari Buruh Momentum Perkuat Kesejahteraan dan Kolaborasi

×

Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman: Hari Buruh Momentum Perkuat Kesejahteraan dan Kolaborasi

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kabupaten Sinjai, Andi Jusman, menegaskan pentingnya menjadikan peringatan Hari Buruh Internasional sebagai momentum untuk memperkuat kesejahteraan pekerja sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor.

SINJAI, Suara Jelata—Ketua DPRD Kabupaten Sinjai, Andi Jusman, menegaskan pentingnya menjadikan peringatan Hari Buruh Internasional sebagai momentum untuk memperkuat kesejahteraan pekerja sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangka memperingati Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei 2026.

Scroll untuk lanjut membaca
Scroll untuk lanjut membaca

Menurutnya, peran buruh sangat strategis dalam menopang perekonomian dan keberlanjutan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Hari Buruh bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja serta menjaga keberlanjutan pembangunan,” ujar Andi Jusman.

Ia menekankan bahwa kontribusi para pekerja menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pekerja, pemerintah, dan dunia usaha.

“Peran buruh sangat strategis dalam menopang perekonomian. Karena itu, kolaborasi antara pekerja, pemerintah, dan dunia usaha harus terus diperkuat,” katanya.

Selain itu, Andi Jusman juga mendorong lahirnya kebijakan yang lebih berpihak kepada pekerja, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia serta perlindungan terhadap hak-hak buruh.

“Kami mendorong adanya kebijakan yang lebih berpihak kepada pekerja, termasuk peningkatan kualitas SDM dan perlindungan hak-hak buruh,” tuturnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak dapat dilepaskan dari kontribusi para pekerja di berbagai sektor.

“Kontribusi para pekerja adalah kunci keberhasilan pembangunan. Tanpa mereka, roda pembangunan tidak akan berjalan optimal,” ucapnya.

Andi Jusman berharap peringatan Hari Buruh tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi refleksi bersama untuk menciptakan hubungan industrial yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.